Friday, October 23, 2026
19.4 C
Indonesia

IA-ITB Dorong Penguatan Investasi dan SDM untuk Pacu Pembangunan Papua

Publikpos.com – Berikut adalah informasi terbaru mengenai IA-ITB Dorong Penguatan Investasi dan SDM untuk Pacu Pembangunan Papua yang sedang hangat diperbincangkan.


Jakarta, —

Ikatan Alumni Institut Teknologi Bandung (IA-ITB) Pengurus Daerah Papua dan Papua Barat mendorong penguatan investasi, pengembangan sumber daya manusia (SDM) lokal, dan kolaborasi multipihak. Upaya itu ditujukan untuk mengoptimalkan potensi mineral dan minyak dan gas bumi (migas) sebagai penggerak pembangunan berkelanjutan di Tanah Papua.

Dorongan tersebut menjadi salah satu pembahasan dalam Seminar Nasional bertema ‘Potensi Mineral dan Migas sebagai Akselerator Pembangunan di Tanah Papua’ yang diselenggarakan IA-ITB Papua dan Papua Barat di Jakarta, Rabu (21/10).

Forum ini mempertemukan pemerintah pusat dan daerah, akademisi, pelaku industri, serta pemangku kepentingan lain untuk membahas pengelolaan sumber daya alam yang memberi manfaat ekonomi dan sosial lebih luas bagi masyarakat Papua.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ketua IA-ITB Papua dan Papua Barat, Hengky Rumbino, mengatakan Papua memiliki potensi mineral dan migas yang besar. Namun, pemanfaatannya membutuhkan perencanaan jangka panjang, dukungan kebijakan, serta sinergi pemerintah, industri, akademisi, dan masyarakat.

“Potensi mineral dan migas Papua harus menjadi penggerak pembangunan yang manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat. Karena itu, kita perlu memastikan keberlanjutan investasi berjalan seiring dengan peningkatan kapasitas SDM lokal, penguatan ekonomi daerah, dan pemerataan manfaat pembangunan,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (21/10).



Menurut dia, keberlanjutan investasi menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga pertumbuhan ekonomi Papua. Pengalaman investasi berskala besar, seperti pertambangan PT Freeport Indonesia (PTFI) di Papua Tengah dan proyek gas Tangguh di Papua Barat, menunjukkan peran industri mineral dan migas dalam menggerakkan ekonomi daerah, membuka lapangan kerja, dan mengembangkan sektor pendukung.

Di sisi lain, pengembangan investasi baru masih menghadapi tantangan berupa keterbatasan infrastruktur, tingginya biaya logistik, ketersediaan energi, dan kebutuhan peningkatan kompetensi tenaga kerja lokal. Penguatan eksplorasi, kepastian berusaha, dan kebijakan yang mendukung investasi berkelanjutan dinilai penting untuk mengoptimalkan potensi sumber daya alam Papua.

Direktur dan Executive Vice President Sustainable Development PTFI, Claus Wamafma, menyampaikan hal serupa dalam sambutannya. Ia menyebut mineral dan migas Papua sebagai sumber daya strategis yang dapat mendukung pembangunan daerah sekaligus berkontribusi bagi perekonomian nasional.

“Pengelolaan sumber daya alam tidak hanya berbicara tentang besarnya potensi mineral atau nilai investasi, tetapi juga bagaimana kehadiran industri mampu menciptakan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat,” kata dia.

Menurut Claus, pengelolaan itu perlu mempertimbangkan aspek ekonomi, sosial, lingkungan, tata kelola, dan penghormatan terhadap kearifan lokal. Di PTFI, kegiatan pertambangan menggerakkan sektor ekonomi melalui lapangan kerja, belanja lokal, kemitraan dengan UMKM, penguatan rantai pasok, serta kontribusi fiskal bagi daerah dan negara.

Ia menjelaskan pertambangan PTFI juga mendorong peningkatan nilai tambah mineral melalui pengolahan dan pengembangan industri hilir di dalam negeri. Langkah itu menjadi bagian dari upaya memperkuat rantai industri nasional dan memperluas manfaat ekonomi dari pengelolaan sumber daya mineral.

Claus menambahkan, sumber daya mineral yang terukur menjadi landasan penting bagi perencanaan operasi dan investasi jangka panjang. Kepastian investasi diperlukan agar kegiatan industri berkelanjutan dan kontribusi ekonomi, sosial, serta lingkungan dapat terus diberikan secara bertanggung jawab.

“Kepastian investasi jangka panjang perlu berjalan seiring dengan pengelolaan sumber daya alam yang bertanggung jawab. Pemerintah, akademisi, dunia usaha, masyarakat adat, dan generasi muda memiliki peran penting untuk memastikan potensi yang dimiliki Papua dapat memberikan manfaat yang semakin luas,” kata Claus.

Di samping investasi, seminar menyoroti pentingnya peningkatan partisipasi masyarakat Papua dalam industri mineral dan migas. Pendidikan, pelatihan, dan kompetensi yang sesuai kebutuhan industri dinilai perlu dikembangkan agar tenaga kerja dan pelaku usaha lokal terlibat dalam eksplorasi, produksi, pengolahan, hingga hilirisasi.

Di sektor migas, penguatan eksplorasi dan produksi, dukungan infrastruktur, serta keterlibatan badan usaha milik daerah melalui skema participating interest turut menjadi perhatian. IA-ITB Papua dan Papua Barat juga mendorong pembahasan peningkatan manfaat keuangan bagi daerah penghasil untuk mendukung infrastruktur, pelayanan publik, dan kesejahteraan masyarakat.

IA-ITB Papua dan Papua Barat berharap dialog pemerintah, akademisi, industri, dan masyarakat melalui seminar ini menghasilkan rekomendasi yang aplikatif. Rekomendasi tersebut diharapkan menjadi acuan pengelolaan potensi mineral dan migas di Tanah Papua.

“Keberhasilan pembangunan tidak semata diukur dari besarnya investasi atau produksi sumber daya alam, tetapi juga dari semakin banyaknya masyarakat Papua yang memperoleh kesempatan untuk tumbuh dan berpartisipasi dalam kegiatan ekonomi,” tutup Hengky.

Ia berharap gagasan dari seminar dapat menjadi masukan bagi pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan dalam mempercepat pembangunan Papua yang inklusif dan berkelanjutan.

Sebagai informasi, Ketua Panitia Seminar Nasional IA-ITB Papua dan Papua Barat, Paul Antoh, mengatakan seminar digelar di Jakarta untuk memperkuat koordinasi dan sinergi pemerintah pusat dan daerah. Sinergi itu ditujukan bagi percepatan pembangunan di Tanah Papua yang selaras dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

(rir)

Sumber

Sedang Hangat

El Nino Ternyata Bisa Ganggu Penyaluran BBM, Kok Bisa?

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai El Nino...

Awas Diam-Diam Dijual! Nyaris 16.000 Pulau di RI Belum Bersertifikat – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Awas Diam-Diam...

Polisi Ungkap Jaringan Pencurian Suku Cadang Mesin Kapal di Banten

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Polisi Ungkap...

Wacana Dinas PUPR Dipecah, Pemprov Banten Antisipasi Dampak Anggaran

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Wacana Dinas...

Pelabuhan Merak Beroperasi Normal usai Insiden KMP Batumandi

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Pelabuhan Merak...

Topik Terbaru

El Nino Ternyata Bisa Ganggu Penyaluran BBM, Kok Bisa?

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai El Nino...

Awas Diam-Diam Dijual! Nyaris 16.000 Pulau di RI Belum Bersertifikat – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Awas Diam-Diam...

Polisi Ungkap Jaringan Pencurian Suku Cadang Mesin Kapal di Banten

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Polisi Ungkap...

Wacana Dinas PUPR Dipecah, Pemprov Banten Antisipasi Dampak Anggaran

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Wacana Dinas...

Pelabuhan Merak Beroperasi Normal usai Insiden KMP Batumandi

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Pelabuhan Merak...

China-Djibouti Sentil Kekuatan Asing soal Konflik Laut Merah – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai China-Djibouti Sentil...

Selama Ini Filosofi Ekonomi RI Tak Sesuai UUD 1945

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Selama Ini...
spot_img

Baca Juga

Popular Categories