Wednesday, October 14, 2026
22.5 C
Indonesia

Hashim Ungkap 40 Persen Ekonomi RI Belum Tersentuh Pajak

Publikpos.com – Berikut adalah informasi terbaru mengenai Hashim Ungkap 40 Persen Ekonomi RI Belum Tersentuh Pajak yang sedang hangat diperbincangkan.


Jakarta, —

Board of Advisors Prasasti Center for Policy Studies Hashim Djojohadikusumo mengungkap 40 persen aktivitas perekonomian Indonesia saat ini tidak tersentuh oleh pajak.

Perputaran uang tersebut terjebak di dalam pasar abu-abu (gray market), di mana transaksinya berada di luar radar pencatatan pemerintah.

“Bank Dunia memperkirakan ekonomi abu-abu di Indonesia mencapai sekitar 35 hingga 40 persen dari perekonomian, mencapai sekitar US$1,5 triliun (Rp,” ujarnya dalam acara Prasasti Indonesia Policy Forum 2026 di Jakarta Selatan, Selasa (13/10).


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bahkan, adik dari Presiden Prabowo Subianto tersebut mengungkap Bank Dunia meyakini angka riilnya bisa mencapai 45 persen.



Untuk menggambarkan fenomena tersebut, Hashim mencontohkan dirinya yang menggunakan jasa tukang cukur panggilan yang tidak pernah menerbitkan faktur (invoice) maupun memungut Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebesar 11 persen.

“Saya memiliki tukang cukur sendiri. Saya cukup beruntung karena tukang cukur saya datang ke rumah. Ketika saya membayar jasanya, dia tidak memberikan faktur. Saya membayarnya tanpa menerima faktur dan dia tidak memungut PPN sebesar 11 persen,” ujar Hashim.

Guna menambal kebocoran pendapatan tersebut, Hashim membeberkan pemerintah kini tengah mengimplementasikan sistem pemungutan pajak secara elektronik. Penerapan pemungutan secara elektronik disebut sudah mulai berjalan sejak sekitar satu atau dua pekan yang lalu.

“Saat ini program tersebut sudah mulai berjalan sejak sekitar satu atau dua minggu lalu. Perpajakan elektronik kini ditangani oleh mesin. Mesin-mesin tersebut akan memungut pajak, penerimaan negara, dan royalti,” ujar Hashim.

[Gambas:Youtube]

(dhz/ins)

Sumber

Sedang Hangat

Dampak Asap Karhutla, Sekolah di Sulbar Terapkan PJJ

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Dampak Asap...

Geger Negara Muslim Larang Hijab di Sekolah, Dianggap Tak Sekuler – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Geger Negara...

Pakar Paparkan Pemicu Houthi Serang Arab Saudi, Dorong RI Ambil Peran

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Pakar Paparkan...

3 Dakwaan Dicabut, Pemakzulan Wapres Jalan Terus – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai 3 Dakwaan...

Bocah 6 Tahun di Bekasi Diserang Monyet Liar hingga Terluka

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Bocah 6...

Topik Terbaru

Dampak Asap Karhutla, Sekolah di Sulbar Terapkan PJJ

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Dampak Asap...

Geger Negara Muslim Larang Hijab di Sekolah, Dianggap Tak Sekuler – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Geger Negara...

Pakar Paparkan Pemicu Houthi Serang Arab Saudi, Dorong RI Ambil Peran

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Pakar Paparkan...

3 Dakwaan Dicabut, Pemakzulan Wapres Jalan Terus – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai 3 Dakwaan...

Bocah 6 Tahun di Bekasi Diserang Monyet Liar hingga Terluka

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Bocah 6...

Said Iqbal Minta PT Pos Perjelas Status Hubungan Kerja Para Pekerja

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Said Iqbal...

Potret Demo Pemilu, Warga Serbu Mahkamah Agung – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Potret Demo...

Berantas Mafia Tambang, Penegakan Hukum Diminta Transparan

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Berantas Mafia...
spot_img

Baca Juga

Popular Categories