Wednesday, July 22, 2026
26.4 C
Indonesia

Hampir 90 Persen Pemkot-Pemkab Kena Sanksi soal Sampah

Publikpos.com – Berikut adalah informasi terbaru mengenai Hampir 90 Persen Pemkot-Pemkab Kena Sanksi soal Sampah yang sedang hangat diperbincangkan.


Jakarta,

Menteri Lingkungan Hidup (LH) Jumhur Hidayat menyebut hampir 90 persen Pemkot dan Pemkab diberikan sanksi terkait kelalaiannya dalam pengelolaan sampah.

Ia menjelaskan pemberian sanksi itu dilakukan lantaran Wali Kota ataupun Bupati merupakan pihak pertama yang bertanggung jawab terkait pengelolaan sampah di wilayahnya.

“Yang memang perintahnya dalam UU itu Wali Kota dan Bupati yang bertanggung jawab ternyata abai, itu hampir 90 persen Pemkot dan Pemkab kita beri sanksi,” ujarnya dalam dialog di TV, Selasa (21/7).



ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jumhur mengatakan sanksi tersebut juga bisa berubah menjadi pemberatan hingga berujung penetapan tersangka jika tidak kunjung ada perbaikan oleh Pemkot dan Pemda terkait.





“Sanksi detailnya gini: Anda saya kasih waktu sekian bulan untuk melakukan A, B, C, D, E dan seterusnya, itu paksaan pemerintah. Kalau paksaan pemerintah tidak dilakukan, itu bisa meningkat ke pemberatan dan bisa jadi tersangka,” jelasnya.

“Karena sebetulnya pemerintah kota dan pemerintah kabupaten punya segala energi untuk itu kalau dilakukannya dulu secara bertahap,” imbuhnya.

Dalam kesempatan yang sama, ia mengaku Kementerian Lingkungan Hidup (LH) juga berhasil mengumpulkan pendapatan negara hasil denda administratif terhadap perusahaan nakal hingga Rp1,6 triliun.

Jumhur mengatakan uang itu hasil penagihan terhadap perusahaan-perusahaan yang melanggar atau tidak melakukan kewajiban lingkungannya.

“KLH tahun 2026 berkomitmen memberikan PNBP kepada negara dari denda-denda lingkungan, itu 400 miliar. Sampai bulan Juni kita sudah mengumpulkan 1,6 triliun. Empat kali lipat dari yang dijanjikan,” tuturnya.

Ia menjelaskan lewat capaian tersebut artinya penegakan hukum dilakukan secara serius untuk menjaga kelestarian lingkungan.

Jumhur mengatakan banyaknya penindakan denda itu juga terjadi karena pada era sebelumnya hanya fokus pada sektor Kehutanan saja. Sehingga, kata dia, ada banyak perusahaan nakal yang menyepelekan kewajiban menjaga lingkungan.

“Begitu dipisah (Kementerian) kita melihat, oh ini ternyata banyak pelanggaran. Di situlah sekarang saya katakan rezim KLH ya rezim sanksi. Jadi kamu salah, mentang-mentang 10 tahun kamu dibiarin, kamu seenaknya aja kamu, kita punya hak memberikan sanksi,” tuturnya.

(tfq/dal)


Add

as a preferred
source on Google



Sumber

Sedang Hangat

Purbaya Ungkap Penyaluran TKD untuk Bencana Sumatera Telah Tuntas

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Purbaya Ungkap...

Kantor Pajak LTO Panggil Ratusan Wajib Pajak ‘Kakap’, Ada Apa? – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Kantor Pajak...

Wajah Baru di Deretan Pejabat BGN

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Wajah Baru...

Nanik S Deyang Bocorkan Kepala BGN Baru Usai Dirinya Mundur: Adik Saya

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Nanik S...

China-Rusia Bantu Iran Lawan AS

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai China-Rusia Bantu...

Topik Terbaru

Purbaya Ungkap Penyaluran TKD untuk Bencana Sumatera Telah Tuntas

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Purbaya Ungkap...

Kantor Pajak LTO Panggil Ratusan Wajib Pajak ‘Kakap’, Ada Apa? – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Kantor Pajak...

Wajah Baru di Deretan Pejabat BGN

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Wajah Baru...

Nanik S Deyang Bocorkan Kepala BGN Baru Usai Dirinya Mundur: Adik Saya

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Nanik S...

China-Rusia Bantu Iran Lawan AS

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai China-Rusia Bantu...

Demo Partai Kecoa Mulai Meluas, Oposisi Ikut Massa Goyang Rezim – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Demo Partai...

Perang Dagang! Trump Siapkan Tarif Baru, Targetkan Negara-Negara Ini – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Perang Dagang!...

Bupati Lombok Barat Kepala Daerah ke-11 Kena OTT, PKS: Pelajaran bagi Pemilih

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Bupati Lombok...
spot_img

Baca Juga

Popular Categories