Saturday, October 10, 2026
17.6 C
Indonesia

Fakta-fakta OTT KPK di Banten yang Seret Jaksa hingga Pengacara

Daftar Isi



Jakarta, —

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Kabupaten Tangerang, Banten dan Jakarta pada Rabu (17/12).

Banten menjadi satu dari tiga OTT yang dilakukan KPK di waktu yang sama. KPK melakukan hattrick atau tiga OTT sekaligus. Selain Banten, OTT juga dilakukan KPK di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat hingga Kalimantan Selatan.

Seret jaksa, sita Rp900 juta

Dalam OTT tersebut, sedikitnya sembilan orang terjaring, termasuk di antaranya jaksa hingga pengacara dengan uang sitaan senilai Rp900 juta.


ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Tim juga mengamankan barang bukti sejumlah uang dalam bentuk tunai sekitar Rp900 juta,” kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih, Jakarta, Kamis (18/12).

Sembilan orang yang ditangkap rinciannta yakni satu orang jaksa, dua orang pengacara, dan enam lain dari pihak swasta. Namun, KPK belum mengungkap detail duduk perkara kasusnya.

“Nanti perkembangannya seperti apa, status hukumnya bagaimana, termasuk kronologi, konstruksi perkara, nanti kami akan sampaikan secara lengkap pada kesempatan berikutnya,” kata dia.

Tanggapan Kejaksaan

Kepala Subseksi II Intelijen Kejari Kabupaten Tangerang, Ilham Maulidy mendengar OTT KPK yang menangkap salah satu jaksa mereka. Namun, pihaknya masih memastikan kebenarannya.

“Jadi memang ada beberapa berita yang menyampaikan bahwa ada OTT yang menyangkut beberapa anggota khususnya Kejari Kabupaten Tangerang, namun kami masih mencari kebenarannya,” ujar Ilham, Kamis.

Kejagung ambil alih kasus

Kejagung belakangan mengambil alih penanganan kasus dugaan pemerasan yang melibatkan jaksa di wilayah Banten dari KPK.

Pelaksana Tugas Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu menjelaskan Kejaksaan Agung sudah lebih dulu menangani kasus dugaan pemerasan diduga melibatkan oknum jaksa di wilayah Banten yang terjaring OTT dimaksud.

“Kami telah melakukan penyerahan orang dan juga barang bukti yang kami tangkap dalam konteks tertangkap tangan,” ujarnya.

Sprindik terbit di hari OTT KPK

Dasar hukum yang menjadi pertimbangan pelimpahan perkara adalah Surat Perintah Penyidikan (Sprindik) yang dikeluarkan pada Rabu, 17 Desember 2025. Di hari itu, KPK melaksanakan OTT.

Saat dikonfirmasi mengenai waktu penerbitan Sprindik tersebut, Sekretaris Jaksa Agung Muda Intelijen (Ses JAM Intel) Kejaksaan Agung Sarjono Turin mengklaim pihaknya tidak mengetahui giat OTT yang dilakukan KPK.

“Kalau tidak salah tanggal 17 Desember 2025, karena ini prosesnya panjang,” kata Sarjono di Kantor KPK.

Pernyataan tersebut berbanding terbalik dengan sumber CNNIndonesia.com yang menyebut operasi senyap KPK telah bocor.

Sarjono memberi jaminan Kejaksaan Agung akan memproses hukum jaksa di wilayah Banten yang diduga terlibat pemerasan Warga Negara Asing (WNA) asal Korea Selatan secara transparan, akuntabel, dan tuntas.

(thr/dal)


Sumber

Sedang Hangat

KPK Sita Jutaan Rupiah Diduga Hasil Pungli di Kasus ATR/BPN

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai KPK Sita...

Mendagri Dukung Digitalisasi Layanan Jemaah Haji – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Mendagri Dukung...

PDI Perjuangan Malang Segera Miliki Sekolah Tahfidz Al-Qur’an Puan Maharani

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai PDI Perjuangan...

Bulog Bidik Serapan Beras Tembus 130 Persen di Akhir 2026

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Bulog Bidik...

India Bakal Diguncang Demo Besar-Besaran, 20.000 Polisi Siaga – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai India Bakal...

Topik Terbaru

KPK Sita Jutaan Rupiah Diduga Hasil Pungli di Kasus ATR/BPN

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai KPK Sita...

Mendagri Dukung Digitalisasi Layanan Jemaah Haji – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Mendagri Dukung...

PDI Perjuangan Malang Segera Miliki Sekolah Tahfidz Al-Qur’an Puan Maharani

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai PDI Perjuangan...

Bulog Bidik Serapan Beras Tembus 130 Persen di Akhir 2026

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Bulog Bidik...

India Bakal Diguncang Demo Besar-Besaran, 20.000 Polisi Siaga – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai India Bakal...

Situasi Lapas Merauke Diklaim Sudah Terkendali, Napi Kabur Ditangkap

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Situasi Lapas...

Said Abdullah Berbagi Tali Asih, Tandai Pembangunan Sekolah Tahfidz Malang

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Said Abdullah...

Bulog Siapkan Stok Beras 4,5 Juta Ton Hadapi El Nino

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Bulog Siapkan...
spot_img

Baca Juga

Popular Categories