Saturday, October 10, 2026
17.9 C
Indonesia

Dukung Antikorupsi, Pegadaian MengEMASkan Indonesia di HAKORDIA 2025




Jakarta, – PT Pegadaian mendukung gerakan antikorupsi dengan terlibat langsung di rangkaian acara Peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (HAKORDIA) 2025. Kegiatan yang diinisiasi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ini berlangsung di Yogyakarta, pada 6-9 Desember 2025. Dengan turut mengajak Kementerian, lembaga negara, pelaku usaha, akademisi, dan masyarakat, KPK berupaya memperkuat gerakan antikorupsi secara menyeluruh dan berkelanjutan.

Tahun ini, HAKORDIA tidak hanya menjadi ruang peringatan simbolis, tetapi juga forum edukasi publik melalui berbagai pameran, diskusi, pertunjukan seni, dan partisipasi aktif berbagai institusi. Dalam rangka mendukung agenda nasional tersebut, PT Pegadaian turut serta membuka booth khusus dalam integrity expo Hakordia yang berlokasi di Benteng Vredeburg, Yogyakarta. Dengan tema “Basmi Korupsi Bersama Pegadaian”, Pegadaian merepresentasikan komitmen perusahaan dalam pemberian layanan yang profesional, transparan, dan berintegritas dalam setiap proses bisnisnya.

“Sejalan dengan cita-cita Perusahaan untuk mengEMASkan Indonesia, kehadiran Pegadaian menjadi simbol integritas yang sama berharganya dengan emas: murni, kuat, dan menjadi fondasi bagi keberlangsungan budaya organisasi yang sehat. Booth Pegadaian menghadirkan pengalaman edukasi yang memberikan pemahaman mendalam mengenai bagaimana perusahaan membangun sistem pengendalian internal yang kuat, memperkuat kepatuhan, dan memastikan seluruh proses operasional berjalan sesuai prinsip transparansi,” ujar Kepala Departemen GCG Divisi Kepatuhan PT Pegadaian, Rizkillah dalam keterangan resmi, Senin (8/12/2025).

Rizkillah juga menjelaskan bahwa Pegadaian terus memperluas upaya pencegahan korupsi melalui berbagai strategi yang terintegrasi.

“Pegadaian tidak hanya fokus pada pengawasan internal, tetapi juga pembangunan budaya integritas yang konsisten dan berkelanjutan. Kami mengembangkan berbagai program seperti Penyuluh Antikorupsi (PAKSI), kebijakan anti-gratifikasi, serta Whistleblowing System yang memastikan setiap potensi penyimpangan dapat terdeteksi lebih dini. Kehadiran kami pada HAKORDIA 2025 merupakan bukti bahwa Pegadaian berkomitmen penuh mendukung gerakan nasional antikorupsi dan mengajak masyarakat bersama-sama membangun Indonesia yang lebih bersih,” tambah dia.

PAKSI sendiri merupakan para Insan Pegadaian (karyawan) terlatih yang memiliki kompetensi khusus dalam mengampanyekan nilai integritas, memberikan penyuluhan antikorupsi, serta memastikan seluruh kebijakan kepatuhan diterapkan secara konsisten di lingkungan internal. Melalui keberadaan PAKSI, Pegadaian memperluas jangkauan pengawasan preventif, meningkatkan kualitas literasi integritas bagi seluruh pegawai, serta memperkuat budaya perusahaan yang menolak segala bentuk penyimpangan. Inisiatif ini menjadi pilar penting dalam membangun lingkungan kerja yang bebas dari praktik koruptif dan sejalan dengan standar tata kelola perusahaan yang baik.

Pegadaian juga telah mengatur kebijakan anti-gratifikasi yang diterapkan di seluruh unit kerja, lengkap dengan mekanisme pelaporan dan penanganan yang diawasi oleh unit pengendalian khusus. Melalui transparansi kebijakan ini, perusahaan memastikan setiap pegawai memahami batasan etis dalam bekerja serta implikasi hukum terkait pemberian maupun penerimaan gratifikasi. Penegakan kebijakan ini didukung oleh sistem investigasi internal yang terstandar serta proses audit yang dijalankan secara berkala untuk memastikan kepatuhan di seluruh lini operasional.

Tidak hanya itu, tentunya Pegadaian memiliki Whistleblowing System (WBS) yang memungkinkan masyarakat maupun karyawan melaporkan dugaan pelanggaran atau penyimpangan secara aman, independen, dan terjamin kerahasiaannya. WBS melalui digital platform yang semakin user-friendly memberikan ruang yang luas bagi partisipasi publik dalam menjaga integritas perusahaan, sekaligus memastikan bahwa setiap laporan ditindaklanjuti secara profesional sesuai ketentuan yang berlaku.

Pada kesempatan terpisah, Direktur Manajemen Risiko, Legal dan Kepatuhan PT Pegadaian, Ismail Ilyas mengungkapkan pentingnya peran transformasi digital Pegadaian yang semakin memperkuat proses bisnis dengan berlandaskan GCG di perusahaan.

“Selain aturan yang telah kami implementasikan, kehadiran PAKSI dan adanya platform WBS, transformasi digital Pegadaian juga menjadi bagian penting dalam upaya memperkuat transparansi dan mengurangi celah terjadinya penyimpangan. Dengan meminimalkan proses manual dan meningkatkan otomasi layanan, perusahaan dapat meningkatkan akurasi, efisiensi, serta mengurangi risiko intervensi manusia dalam proses operasional. Digitalisasi ini tidak hanya mendukung efektivitas bisnis, tetapi juga memperkuat struktur pengendalian internal yang menjadi pilar utama dalam pencegahan korupsi,” jelas Ismail.

Melalui keikutsertaan dalam HAKORDIA 2025, Pegadaian menegaskan kembali dedikasinya sebagai BUMN yang tidak hanya menjalankan fungsi bisnis, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial dalam menjaga tata kelola yang bersih, profesional, dan akuntabel. Partisipasi ini menunjukkan bahwa upaya pencegahan korupsi hanya dapat berhasil melalui kolaborasi semua pihak, serta konsistensi dalam membangun sistem dan budaya integritas sebagai fondasi pelayanan publik yang berkualitas.

(rah/rah)

Sumber

Sedang Hangat

Situasi Lapas Merauke Diklaim Sudah Terkendali, Napi Kabur Ditangkap

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Situasi Lapas...

Said Abdullah Berbagi Tali Asih, Tandai Pembangunan Sekolah Tahfidz Malang

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Said Abdullah...

Bulog Siapkan Stok Beras 4,5 Juta Ton Hadapi El Nino

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Bulog Siapkan...

Kerusuhah Pecah! Toko Warga Asing Dijarah, Belasan Mobil Dibakar – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Kerusuhah Pecah!...

Kerusuhan Pecah di Penjara, 10 Orang Tewas Termasuk Pengunjung

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Kerusuhan Pecah...

Topik Terbaru

Situasi Lapas Merauke Diklaim Sudah Terkendali, Napi Kabur Ditangkap

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Situasi Lapas...

Said Abdullah Berbagi Tali Asih, Tandai Pembangunan Sekolah Tahfidz Malang

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Said Abdullah...

Bulog Siapkan Stok Beras 4,5 Juta Ton Hadapi El Nino

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Bulog Siapkan...

Kerusuhah Pecah! Toko Warga Asing Dijarah, Belasan Mobil Dibakar – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Kerusuhah Pecah!...

Kerusuhan Pecah di Penjara, 10 Orang Tewas Termasuk Pengunjung

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Kerusuhan Pecah...

Prabowo Instruksikan 100 Kampung Nelayan Beroperasi Akhir 2026

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Prabowo Instruksikan...

Mensos Ungkap Peran Strategis Operator Sekolah Rakyat dalam Input Dapodik

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Mensos Ungkap...

Harga Beras Naik, Bulog Genjot Produksi 300 Ribu Ton Beras Premium

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Harga Beras...
spot_img

Baca Juga

Popular Categories