Saturday, October 3, 2026
20 C
Indonesia

Disbudpar Usut Finalis Duta Wisata Jatim Diduga Minta Pacar Aborsi

Publikpos.com – Berikut adalah informasi terbaru mengenai Disbudpar Usut Finalis Duta Wisata Jatim Diduga Minta Pacar Aborsi yang sedang hangat diperbincangkan.


Surabaya, —

Dugaan kasus yang menyeret salah satu anggota Raka-Raki Jawa Timur (Jatim) viral di media sosial. Seorang runner-up ajang Duta Wisata Jatim tersebut diduga meminta pacarnya menggugurkan kandungan atau aborsi.

Isu tersebut ramai setelah beredar tangkapan layar percakapan WhatsApp yang diduga melibatkan runner-up Raka Jawa Timur 2026, inisial TFR, dengan perempuan yang mengaku sebagai pacarnya. Percakapan tersebut menyebar di media sosial Instagram hingga Threads.

Dalam unggahan yang menyebar, Tio yang diketahui merupakan runner-up Raka Raki Jawa Timur 2026 sekaligus pernah menyandang gelar Cak dan Ning Surabaya 2023 diduga meminta seorang perempuan yang tengah hamil 12 minggu untuk menggugurkan kandungannya ke Singapura.



ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Merespons informasi viral tersebut, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudbar) Jatim pun turun tangan mengusutnya.

Kadisbudpar Jatim  Evy Afianasari mengatakan pihaknya tidak bisa tinggal diam saja atas informasi viral terkait dugaan salah satu finalis Raka Raki Jawa Timur 2026 tersebut.





“Yang kami dengar akhir-akhir ini adalah adanya kejadian negatif yang menimpa salah satu Raka yang sudah dinobatkan menjadi pemenang,” kata Evy, saat dikonfirmasi, Senin (10/8).

Evy mengatakan, proses seleksi Raka Raki dilakukan secara berjenjang.

Peserta terlebih dahulu disaring pemerintah kabupaten/kota, dan wajib memperoleh surat rekomendasi sebelum mengikuti proses pemilihan tingkat Jatim.

Sehingga, kata dia, dugaan persoalan yang melibatkan salah satu finalis maupun pemenang perlu diklarifikasi secara menyeluruh sebelum keputusan diambil.

“Sudah, sudah beberapa tahapan kita lakukan. Pada saat setelah ada isu itu mencuat, langsung teman-teman Ikatan Raka Raki yang bergerak dulu, dan kemudian teman-teman juga sudah melakukan verifikasi ke dinas yang bersangkutan,” katanya.

Evy mengatakan pihak yang bersangkutan juga telah dipanggil untuk memberikan klarifikasi. Dia bilang hasilnya nantinya dibahas bersama Disbudpar, dewan juri, Ikatan Raka Raki, dan pihak pemerintah daerah terkait.

“Nanti hari Selasa kami akan membuat sidang, jadi nanti keputusannya apa akan kami sampaikan berikutnya,” tegasnya.

Ancaman sanksi

Evy menyatakan Disbudpar Jatim menyiapkan sanksi tegas apabila hasil investigasi nantinya membuktikan adanya pelanggaran.

“Tapi sanksi terberat adalah pencabutan gelar dan pencoretan nama yang bersangkutan dalam Ikatan Raka Raki,” beber Evy.

Jika gelar runner-up Tio tersebut dicabut, Evy menyebut, posisi peringkat di bawahnya akan otomatis naik berdasarkan akumulasi nilai yang diperoleh dalam ajang pemilihan.

“Pasti akan ke atas. Karena murni penilaian-penilaian ini berdasarkan akumulasi nilai, jadi nilainya pasti naik ranking,” katanya.

Evy menegaskan keputusan akhir tidak akan diambil hanya berdasarkan isu yang beredar di media sosial. Seluruh pihak terkait masih menunggu hasil verifikasi dan klarifikasi sebagai dasar untuk menentukan langkah selanjutnya.

“Para dewan juri menunggu hasil rekapan verifikasi, kemudian nanti kami semua akan berkumpul di meja yang sama,” kata dia.

Dugaan tersebut mendapat respons dari Ikatan Raka Raki Jawa Timur. Mereka menyatakan sikap tegas terhadap dugaan tindakan kekerasan seksual yang melibatkan anggotanya.

Organisasi itu mengecam segala bentuk kekerasan, pelecehan, maupun penyalahgunaan kekuasaan yang bertentangan dengan hukum, etika, dan nilai kemanusiaan.

Mereka juga telah membentuk tim independen untuk mengusut dugaan kasus tersebut dengan mengedepankan proses investigasi yang adil dan transparan, dengan keselamatan, pemulihan, serta kerahasiaan identitas korban sebagai prioritas.

(frd/kid)


Sumber

Sedang Hangat

China Mendadak Bangun ‘Hong Kong’ Baru Bernilai Rp2.000 T – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai China Mendadak...

Polri Gelar Pelantikan Pejabat Utama dan Kapolda Malam Ini

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Polri Gelar...

Bamsoet Tegaskan Politik Hukum Harus Berpihak pada Kepentingan Rakyat

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Bamsoet Tegaskan...

Ajak 47 UMKM, Pertamina SMEXPO “Pulang Kampung” ke Ngasem

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Ajak 47...

Kronologi Pengusaha Inisial HT Ditangkap Direktorat Jenderal Pajak – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Kronologi Pengusaha...

Topik Terbaru

China Mendadak Bangun ‘Hong Kong’ Baru Bernilai Rp2.000 T – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai China Mendadak...

Polri Gelar Pelantikan Pejabat Utama dan Kapolda Malam Ini

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Polri Gelar...

Bamsoet Tegaskan Politik Hukum Harus Berpihak pada Kepentingan Rakyat

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Bamsoet Tegaskan...

Ajak 47 UMKM, Pertamina SMEXPO “Pulang Kampung” ke Ngasem

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Ajak 47...

Kronologi Pengusaha Inisial HT Ditangkap Direktorat Jenderal Pajak – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Kronologi Pengusaha...

12 Orang Luka usai Eskalator Mendadak Gangguan di Stasiun Bukit Duri

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai 12 Orang...

Kapal Perang Rusia Bersandar di Tanjung Priok, Ada Apa?

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Kapal Perang...

INDEF Sambut Kemenko Baru di Bawah Bahlil, Percepat Transisi Energi

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai INDEF Sambut...
spot_img

Baca Juga

Popular Categories