Saturday, June 27, 2026
21.1 C
Indonesia

Daftar Maskapai Batal Terbang ke Timur Tengah Imbas Serangan ke Iran

Publikpos.com – Berikut adalah informasi terbaru mengenai Daftar Maskapai Batal Terbang ke Timur Tengah Imbas Serangan ke Iran yang sedang hangat diperbincangkan.


Jakarta

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengumumkan sejumlah maskapai penerbangan rute internasional membatalkan perjalanannya. Hal ini disebabkan oleh memanasnya kondisi di Timur Tengah setelah Amerika Serikat (AS) dan Israel menyerang Iran.

Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi mengatakan telah mendapat laporan bahwa sejumlah maskapai batal beroperasi. Maskapai yang membatalkan operasionalnya kebanyakan rute yang melewati kawasan Timur Tengah.

“Adapun maskapai yang telah membatalkan penerbangan atau tidak mengoperasionalkan penerbangan antara lain Etihad Airways, Qatar Airways, Emirates. Ethiopian Airlines, Malaysia Airlines, Philippine Airlines, Indigo Airlines, Srilanka Airlines, China Southern Airlines, Singapore Airlines dan Scoot,” kata Dudy dalam keterangannya, Minggu (1/3/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Maskapai Saudia Airlines masih melakukan pemantauan terhadap beberapa kota tujuan di Timur Tengah, sedangkan Ethiopian Airlines masih beroperasi seperti biasa namun tidak mengoperasikan penerbangan ke Amman (Jordania) dan Tel Aviv (Israel),” sambungnya.

Dudy mengatakan ada maskapai lokal yang masih melakukan operasional. Maskapai ini masih melayani rute ke Jeddah hingga Amsterdam.

“Sementara itu, dua maskapai dalam negeri yang melewati ruang udara Timur Tengah yakni Garuda Indonesia dan Lion Air saat ini belum terdampak konflik. Menhub Dudy menyebut penerbangan Garuda Indonesia dan Lion Air menuju Jeddah belum terdampak, sedangkan penerbangan Garuda Indonesia menuju Amsterdam di-reroute melalui Kairo (Mesir),” jelasnya.

Dudy melanjutkan, aspek keselamatan dan keamanan penerbangan harus jadi menjadi prioritas utama. Menurut dia, Kementerian Perhubungan berkoordinasi dengan Airnav Indonesia, maskapai penerbangan, pengelola bandara, dan otoritas asing untuk memperbarui informasi keamanan wilayah Timur Tengah serta memastikan penerbangan aman dan lancar.

“Beberapa negara telah menutup ruang udara untuk semua kedatangan dan keberangkatan, baik penerbangan komersial maupun pribadi. Negara-negara tersebut antara lain Qatar, Uni Emirat Arab, Bahrain, Kuwait, Irak, dan Suriah,” ucapnya.

“Kami telah berkoordinasi dan meminta maskapai memonitor kondisi ruang udara Timur Tengah, termasuk untuk perjalanan umroh,” tambahnya.

Selanjutnya, Dudy meminta maskapai dan pengelola bandara memberikan penanganan terhadap penumpang yang terdampak sesuai dengan prosedur yang berlaku. Dia ingin penumpang yang terdampak tetap terlayani.

“Hal ini juga termasuk proses pembatalan dokumen perjalanan di area Imigrasi, pengaturan akomodasi, dan penjadwalan ulang penerbangan,” tegasnya.

Atas hal itu, Dudy mengimbau seluruh maskapai penerbangan untuk meningkatkan kewaspadaan. Dia ingin segala informasi dan perkembangan untuk segera disampaikan.

“Untuk itu, kami imbau maskapai meningkatkan kewaspadaan dan penumpang secara aktif memantau perkembangan informasi,” katanya.

Dudy juga memastikan operasional penerbangan pada semua bandara di Indonesia, khususnya untuk rute internasional, tetap berlangsung dengan aman, lancar, dan berjalan optimal, baik pada proses keberangkatan maupun kedatangan penumpang.

(tsy/dwr)

Sumber

Sedang Hangat

Ternyata Ada ‘Pengacau’ Perdamaian AS-Iran, Disebut ‘Penjahat’ – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Ternyata Ada...

Hotel BUMN Disatukan, InJourney Jadi Operator Hotel Terbesar Kedua

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Hotel BUMN...

Alasan Polisi Tangkap Belasan Orang saat Aksi Massa Sipil Surabaya

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Alasan Polisi...

Komisi XI DPR Upayakan TKD Berpihak ke Daerah: Kami Paham Kekhawatiran Pemda

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Komisi XI...

Berawal dari Meme, Gerakan Pemuda Ini Bikin Pemerintah Ketar-ketir – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Berawal dari...

Topik Terbaru

Ternyata Ada ‘Pengacau’ Perdamaian AS-Iran, Disebut ‘Penjahat’ – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Ternyata Ada...

Hotel BUMN Disatukan, InJourney Jadi Operator Hotel Terbesar Kedua

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Hotel BUMN...

Alasan Polisi Tangkap Belasan Orang saat Aksi Massa Sipil Surabaya

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Alasan Polisi...

Komisi XI DPR Upayakan TKD Berpihak ke Daerah: Kami Paham Kekhawatiran Pemda

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Komisi XI...

Berawal dari Meme, Gerakan Pemuda Ini Bikin Pemerintah Ketar-ketir – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Berawal dari...

Kemenhub Atur Tarif Batas Atas Tiket Pesawat saat Harga Avtur Stabil

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Kemenhub Atur...

Gubuk Petani Dikepung Kawanan Gajah di Lampung, Satu Orang Tewas

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Gubuk Petani...

KP2MI Fasilitasi Pemulangan Warga Kalteng yang Tertahan di Kamboja

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai KP2MI Fasilitasi...
spot_img

Baca Juga

Popular Categories