Friday, April 17, 2026
23.3 C
Indonesia

Bangun Megaproyek Hilirisasi Miliaran Dolar, Inalum Beberkan 2 Isu Ini

Publikpos.com – Berikut adalah informasi terbaru mengenai Bangun Megaproyek Hilirisasi Miliaran Dolar, Inalum Beberkan 2 Isu Ini yang sedang hangat diperbincangkan.




Jakarta, – PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) mengungkapkan perkembangan terbaru megaproyek hilirisasi aluminium di Mempawah, Kalimantan Barat, yang nilai investasinya mencapai miliaran dolar.

Direktur Utama Inalum Melati Sarnita mengatakan pembangunan smelter aluminium Mempawah ditargetkan memiliki kapasitas produksi sebesar 600.000 ton per tahun. Dengan tambahan kapasitas tersebut, total kapasitas produksi aluminium Inalum akan meningkat menjadi sekitar 900.000 ton per tahun.

“Smelter kedua Mempawah adalah proyek transformasional untuk Inalum karena dari memiliki 275.000 ton kapasitas aluminium, nantinya akan menjadi 900.000 ton aluminium dengan menambahkan 600.000 ton smelter baru di Mempawah,” ujar Melati dalam RDP bersama Komisi XII DPR RI, Senin (13/4/2026).

Menurut dia, proyek ini membutuhkan investasi sekitar US$2,4 miliar dengan skema pendanaan 60% utang dan 40% ekuitas. Meski begitu, dalam pelaksanaannya terdapat dua isu utama yang menjadi perhatian, yakni pembebasan lahan dan kepastian pasokan energi jangka panjang.

“Isu utama yang kami lihat pastinya pembebasan lahan, kemudian yang kedua kepastian energi jangka panjang melalui pembangunan dan penggunaan PLTU selama 30 tahun. Saat ini kami melakukan review komersial kerja sama power solution bersama PTBA dan MIND ID,” ujarnya.

Oleh sebab itu, guna memastikan keberhasilan proyek hilirisasi ini, Inalum meminta dukungan dari Komisi XII DPR dalam hal pengawasan tata kelola, penguatan regulasi hilirisasi, serta dukungan fasilitas pasokan listrik.

“Tentunya kami harapkan sinergi antara Inalum, PLN dan pihak terkait dalam hal ini PTBA bisa diwujudkan karena salah satu keberhasilan dari proyek smelter Mempawah itu adalah captive dari PLTU untuk smelter aluminium. Tanpa dukungan ini hilirisasi akan berjalan lebih lambat dari target nasional,” katanya.

(pgr/pgr)

Sumber

Hot this week

China Saling Sikut, Jaecoo J5 Tendang BYD

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai China Saling...

Dunia Makin Kacau! Konflik Baru Mengintai, Bisa Begini Jadinya

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Dunia Makin...

Sempat Disetop, Tambang Emas Martabe Beroperasi Lagi Mei 2026

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Sempat Disetop,...

Inalum Bangun Pabrik Aluminium Baru di Mempawah, Nilainya Rp41 Triliun

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Inalum Bangun...

Jangan Lewat Jalan Ini! Ada Demo 2.000 Buruh di Depan Gedung DPR

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Jangan Lewat...

Topics

China Saling Sikut, Jaecoo J5 Tendang BYD

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai China Saling...

Dunia Makin Kacau! Konflik Baru Mengintai, Bisa Begini Jadinya

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Dunia Makin...

Sempat Disetop, Tambang Emas Martabe Beroperasi Lagi Mei 2026

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Sempat Disetop,...

Inalum Bangun Pabrik Aluminium Baru di Mempawah, Nilainya Rp41 Triliun

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Inalum Bangun...

Jangan Lewat Jalan Ini! Ada Demo 2.000 Buruh di Depan Gedung DPR

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Jangan Lewat...

Bangun Pabrik Baru, Produksi Aluminium Inalum Bakal Jadi 900.000 Ton

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Bangun Pabrik...

Sudah Rusak 25 Tahun, Jalan Nyikambang Cilegon Bakal Diperbaiki

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Sudah Rusak...

Bos ICDX Pastikan Keamanan Jual Beli Emas di Bursa Berjangka

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Bos ICDX...
spot_img

Related Articles

Popular Categories

spot_imgspot_img