Thursday, April 30, 2026
25.1 C
Indonesia

Ngeluh THR Buruh Kena Pajak, Said Iqbal Minta Tolong Prabowo

Publikpos.com – Berikut adalah informasi terbaru mengenai Ngeluh THR Buruh Kena Pajak, Said Iqbal Minta Tolong Prabowo yang sedang hangat diperbincangkan.




Jakarta, – Presiden KSPI sekaligus Presiden Partai Buruh, Said Iqbal, meminta pemerintah agar tunjangan hari raya (THR) buruh tidak dikenakan pajak penghasilan Pasal 21 (PPh 21) mulai tahun ini dan seterusnya. Menurutnya, kebijakan pemotongan pajak THR memberatkan buruh, terutama karena mekanisme pembayaran THR digabung dengan gaji bulanan.

“Partai Buruh dan KSPI mendesak, mulai tahun ini dan tahun-tahun selanjutnya, THR tidak dipotong pajak PPh 21, atau pajak penghasilan 21,” kata Iqbal dalam konferensi pers yang disiarkan secara daring, Selasa (24/2/2026).

Ia menjelaskan, penggabungan gaji dan THR dalam satu bulan membuat penghasilan buruh melonjak dan langsung terkena pajak progresif.

“Kenapa dipotong pajak? THR itu biasanya digabungkan pembayarannya oleh perusahaan bersama gaji. Sehingga pendapatan penghasilan itu menjadi besar. Katakanlah gaji 1 bulan ditambah THR dari perusahaan 1 bulan, dapat 2 bulan,” jelasnya.

Akibat skema tersebut, kata dia, buruh yang seharusnya tidak terkena pajak justru wajib membayar PPh 21.

“Pajaknya melambung tinggi karena kan progresif. Yang misal seharusnya Pendapatan Tidak Kena Pajak atau PTKP yang nilainya Rp4,5 juta, gara-gara digabungin antara uang THR dan uang gaji, maka dia akan terkena pajak. Dan bahkan progresif. Itu dikeluhkan oleh Buruh,” tegas dia.

Iqbal berharap pemerintah, khususnya Presiden Prabowo Subianto, memperhatikan keluhan tersebut.

Foto: Presiden KSPI sekaligus Presiden Buruh Said Iqbal saat memberikan keterangan pers saat aksi demo di kawasan Patung Kuda tepatnya di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat pada Rabu (28/1/2026). (/Chandra Dwi Pranata)
Presiden KSPI sekaligus Presiden Buruh Said Iqbal saat memberikan keterangan pers saat aksi demo di kawasan Patung Kuda tepatnya di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat pada Rabu (28/1/2026). (/Chandra Dwi Pranata)

“Nah mudah-mudahan ini didengar oleh Bapak Presiden Prabowo Subianto. Percuma dapat THR, akhirnya dipotong pajak. Ini orang kecil, orang miskin. Bukan miskin total lah, bukan miskin absolut, tapi mendekati miskin,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia juga menyoroti kondisi buruh di kawasan industri besar dengan upah minimum di atas Rp5 juta per bulan. Menurutnya, jika gaji dan THR digabung, penghasilan buruh bisa menembus Rp10 juta dan otomatis terkena pajak.

“PTKP Rp4,5 juta. Semua upah minimum di kota-kota industri besar, pasti kena pajak. Dikasih THR lagi, kena pajak lagi,” kata Said.

Karena itu, ia menegaskan kembali tuntutan agar THR tidak dikenakan pajak.

“Oleh karena itu, kami minta mulai bulan ini, mulai tahun ini dan tahun-tahun selanjutnya, THR tidak dipotong pajak,” pungkasnya.

(wur)












Add



as a preferred

source on Google





Sumber

Hot this week

Bangun 2 Kilang Bensin Baru, Produksi BBM RI Bisa Nambah 2 Juta KL

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Bangun 2...

Harga LPG 3 Kg, 5,5 & 12 Kg di Agen-Pangkalan, Berlaku 30 April 2026

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Harga LPG...

Diresmikan Prabowo, Ini Daftar 13 Proyek Hilirisasi Baru & Pemiliknya

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Diresmikan Prabowo,...

Sukses Pakai EV di Tambang, Borneo Indobara Ungkap Persoalannya

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Sukses Pakai...

Bantu Elektrifikasi Tambang, Kemenperin Janji Beri Insentif

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Bantu Elektrifikasi...

Topics

Bangun 2 Kilang Bensin Baru, Produksi BBM RI Bisa Nambah 2 Juta KL

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Bangun 2...

Harga LPG 3 Kg, 5,5 & 12 Kg di Agen-Pangkalan, Berlaku 30 April 2026

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Harga LPG...

Diresmikan Prabowo, Ini Daftar 13 Proyek Hilirisasi Baru & Pemiliknya

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Diresmikan Prabowo,...

Sukses Pakai EV di Tambang, Borneo Indobara Ungkap Persoalannya

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Sukses Pakai...

Bantu Elektrifikasi Tambang, Kemenperin Janji Beri Insentif

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Bantu Elektrifikasi...

Bantu Tambang Adopsi EV, GM Group Siapkan Ragam Truk-Excavator

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Bantu Tambang...

RI Bangun Proyek Hilirisasi Rp116 T, Duitnya dari Mana? Ini Kata Rosan

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai RI Bangun...

Trump Balas Sindiran Jerman yang Sebut AS Dipermalukan Iran

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Trump Balas...
spot_img

Related Articles

Popular Categories

spot_imgspot_img