Wednesday, August 19, 2026
18.6 C
Indonesia

BMKG Imbau Penerbangan-Pelayaran Waspadai Wilayah Ini Saat Natal-Tahun Baru


Jakarta

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi adanya potensi gangguan cuaca signifikan yang dapat berdampak bagi sektor penerbangan dan pelayaran selama periode Natal dan tahun baru. BMKG meminta operator penerbangan dan pelayaran mewaspadai rute dan perairan di wilayah Laut Natuna, Makassar hingga Papu bagian utara.

Hal itu disampaikan Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani dalam rapat kerja bersama Komisi V DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (8/12/2025). BMKG mendeteksi adanya potensi pertumbuhan awan Cumulonimbus (Cb) yang dapat mengganggu penerbangan di sejumlah rute strategis.

“Pada bulan Desember itu rute penerbangan yang perlu diwaspadai yaitu di sekitar Laut Natuna Selatan, Selat Karimata, Selat Makassar, Laut Sulawesi, Laut Banda, dan Papua bagian Utara,” kata Faisal.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sedangkan, di Januari, potensi pertumbuhan awan Cb pada rute penerbangan di sekitar Samudra Hindia, Barat Sumatera, Selatan Nusa Tenggara, Laut Jawa, Selat Makassar, Laut Banda, Laut Arafura, hingga Papua.

Selain itu, BMKG juga mendeteksi potensi ketinggian gelombang selama periode Nataru di sejumlah wilayah. Dia mengatakan ketinggian gelombang dapat mencapai 2,5 meter.

“Kami telah mengobservasi dan menganalisis, pada bulan Desember gelombang sedang, yaitu pada ketinggian 1,25 hingga 2,5 meter, diprediksi terjadi di perairan Barat dan Selatan Sumatera, Selat Sunda, perairan Selatan Jawa, Nusa Tenggara, Selatan Jawa hingga Nusa Tenggara Timur, kemudian perairan Utara Kepulauan Anambas, Natuna, serta Samudra Pasifik Utara dan Halmahera hingga Papua,” jelasnya.

“Sedangkan untuk gelombang tinggi dengan ketinggian 2,5 hingga 4 meter itu tidak terjadi di wilayah-wilayah Indonesia,” sambungnya.

Kemudian, kata dia, pada Januari gelombang sedang juga patut diwaspadai. Wilayah yang berpotensi terdampak di antaranya, perairan Barat Sumatera, Selat Sunda, Selatan Jawa hingga Nusa Tenggara Timur, Utara Anambas Natuna, Laut Natuna Utara, Laut Halmahera, Kepulauan Sangihe Talaud, serta Utara Papua Barat hingga Samudra Pasifik Utara dari Halmahera Papua.

“Untuk gelombang tinggi, ini yang perlu diwaspadai, pada ketinggian gelombang 2,5 hingga 4 meter, yaitu di Laut Natuna Utara,” tuturnya.

(amw/lir)

Sumber

Sedang Hangat

Mandiri Perkuat Sinergi dengan Garuda Indonesia Hadirkan GATF 2026

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Mandiri Perkuat...

Penampakan Hotel Usai Terbakar, 9 Orang Tewas – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Penampakan Hotel...

Mantan Kepala BPN Sumbawa Divonis 15 Bulan Penjara Kasus Lahan MXGP

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Mantan Kepala...

Gus Ipul Minta Humas Sekolah Rakyat Jadi Mata, Telinga & Suara Lembaga

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Gus Ipul...

Pemerintah Kucurkan Rp44 M untuk Penanganan Awal Pascagempa NTT

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Pemerintah Kucurkan...

Topik Terbaru

Mandiri Perkuat Sinergi dengan Garuda Indonesia Hadirkan GATF 2026

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Mandiri Perkuat...

Penampakan Hotel Usai Terbakar, 9 Orang Tewas – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Penampakan Hotel...

Mantan Kepala BPN Sumbawa Divonis 15 Bulan Penjara Kasus Lahan MXGP

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Mantan Kepala...

Gus Ipul Minta Humas Sekolah Rakyat Jadi Mata, Telinga & Suara Lembaga

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Gus Ipul...

Pemerintah Kucurkan Rp44 M untuk Penanganan Awal Pascagempa NTT

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Pemerintah Kucurkan...

RI Produsen Timah Terbesar Dunia, Tapi Tak Bisa Tentukan Harga Sendiri – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai RI Produsen...

Warga RI Banyak Ngadu Soal Pertanahan-Kereta Api, Ini Respons AHY

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Warga RI...

Benahi Tata Kelola Timah, Pemerintah Siapkan Peraturan Presiden – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Benahi Tata...
spot_img

Baca Juga

Popular Categories