Wednesday, October 28, 2026
20.2 C
Indonesia

Luhut Buka-bukaan soal Investor Asing Ragu Masuk RI

Publikpos.com – Berikut adalah informasi terbaru mengenai Luhut Buka-bukaan soal Investor Asing Ragu Masuk RI yang sedang hangat diperbincangkan.


Jakarta, —

Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan menyebut investor asing cenderung khawatir akan kepastian hukum saat akan berinvestasi di Indonesia. Padahal, minat investor asing masuk ke Indonesia cukup tinggi.

Bos DEN mengatakan kekhawatiran investor asing untuk berinvestasi di Indonesia kian meningkat seiring meningkatnya ketidakpastian global, khususnya gejolak politik dan ekonomi di negara-negara Teluk. 

“Nah, kita melihat peluang (investor asing ke RI) ini. Tadi juga sama Prof. Yusril saya sampaikan, ‘Ini kalau kita lewat (dibiarkan), ya dia akan cari tempat (investasi) lain untuk mendarat’,” cerita Luhut kepada wartawan usai bertemu Menko Kumham Imipas Yusril Ihza Mahendra di Kantor DEN, Jakarta, Selasa (27/10).


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menambahkan kalau banyak investor asing berkantong tebal yang menyampaikan minatnya untuk berinvestasi serius di Indonesia. Bahkan mereka sudah menentukan lokasi tujuan investasi, salah satunya Bali. 



“Padahal mereka sudah banyak sekali yang ketemu saya, orang-orang yang punya uang banyak, baik orang Timur Tengah sendiri, mereka ingin mempertimbangkan untuk serius masuk di Indonesia dan mereka spesifik menjelaskan Bali karena masalah keamanan. Tapi di situ selalu di mereka katakan, ‘Bagaimana kepastian hukum itu?’ Itu pertanyaan-pertanyaan yang terus,” beber Luhut. 

Ia menyebut banyak pihak yang mulai khawatir akan gejolak politik hingga ekonomi yang berlangsung di negara Teluk. Kondisi ini mendorong investor global untuk mencari lokasi tujuan investasi yang terjamin untuk mengamankan uang mereka.

[Gambas:Youtube]

Luhut menilai Indonesia berpotensi menjadi salah satu negara tujuan investasi bagi calon investor asing.

Untuk bisa merealisasikan hal tersebut, Ketua DEN mengatakan salah satu caranya dengan memperkuat kepastian hukum di Indonesia, termasuk merevisi dan memperkuat Undang- Undang Tindak Pidana Korupsi (UU Tipikor).

“Orang tadi yang tidak nyaman di Timur Tengah karena perang antara satu negara dengan negara lain, dia mencari tempat di mana yang paling aman untuk taruh duitnya,” ujar dia.

Ia menyinggung salah satunya wacana penerapan family office di Bali. Luhut mengatakan bahwa proyek itu juga membutuhkan kepastian hukum agar target ekonominya bisa tercapai.

Luhut mengatakan kajian terkait wacana revisi UU Tipikor akan rampung pekan depan. Setelahnya, hasil kajian akan dilaporkan ke Presiden Prabowo Subianto secara tertulis.

“Sekarang saya kira hampir, sudah hampir selesai itu semua. Dan dengan tadi kami bertemu dengan Pak Yusril, dan kemudian kami bersepakat dalam satu minggu lagi kami akan finalkan,” ujar Luhut.

Selanjutnya, Luhut mengatakan ia akan berkomunikasi dengan DPR terkait penyelesaian kajian tersebut dan mencari waktu untuk bertemu langsung. 

(mnf/ins)

Sumber

Sedang Hangat

265 Sekolah Rakyat Berdiri hingga Oktober 2026, 45 Ribu Anak Kembali Sekolah

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai 265 Sekolah...

Malaysia Tawarkan Bantuan Pesawat dan Heli Atasi Karhutla

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Malaysia Tawarkan...

Kasatgas Tito Kebut Pemulihan Pascabencana Sumatra, Target 2026 Tuntas

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Kasatgas Tito...

Menlu Tata Tegaskan RI Dukung Singapura Pimpin ASEAN 2027, Harap Tetap Solid

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Menlu Tata...

DPR Bahas ‘Illicit Enrichment’ di RUU Perampasan Aset, Ada yang Kontra

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai DPR Bahas...

Topik Terbaru

265 Sekolah Rakyat Berdiri hingga Oktober 2026, 45 Ribu Anak Kembali Sekolah

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai 265 Sekolah...

Malaysia Tawarkan Bantuan Pesawat dan Heli Atasi Karhutla

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Malaysia Tawarkan...

Kasatgas Tito Kebut Pemulihan Pascabencana Sumatra, Target 2026 Tuntas

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Kasatgas Tito...

Menlu Tata Tegaskan RI Dukung Singapura Pimpin ASEAN 2027, Harap Tetap Solid

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Menlu Tata...

DPR Bahas ‘Illicit Enrichment’ di RUU Perampasan Aset, Ada yang Kontra

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai DPR Bahas...

Menko Pangan Tegaskan Dua Fungsi KDKMP bagi Kebutuhan Warga Desa

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Menko Pangan...

Mitsubishi Pajero Rilis SUV Terbaru, Harga Termurah Rp800-an Juta

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Mitsubishi Pajero...

Yorrys Sebut Kinerja DPD Alami Tren Positif: Patut Diapresiasi

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Yorrys Sebut...
spot_img

Baca Juga

Popular Categories