Thursday, October 15, 2026
29.2 C
Indonesia

Hashim Ungkap 40 Persen Ekonomi RI Belum Tersentuh Pajak

Publikpos.com – Berikut adalah informasi terbaru mengenai Hashim Ungkap 40 Persen Ekonomi RI Belum Tersentuh Pajak yang sedang hangat diperbincangkan.


Jakarta, —

Board of Advisors Prasasti Center for Policy Studies Hashim Djojohadikusumo mengungkap 40 persen aktivitas perekonomian Indonesia saat ini tidak tersentuh oleh pajak.

Perputaran uang tersebut terjebak di dalam pasar abu-abu (gray market), di mana transaksinya berada di luar radar pencatatan pemerintah.

“Bank Dunia memperkirakan ekonomi abu-abu di Indonesia mencapai sekitar 35 hingga 40 persen dari perekonomian, mencapai sekitar US$1,5 triliun (Rp,” ujarnya dalam acara Prasasti Indonesia Policy Forum 2026 di Jakarta Selatan, Selasa (13/10).


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bahkan, adik dari Presiden Prabowo Subianto tersebut mengungkap Bank Dunia meyakini angka riilnya bisa mencapai 45 persen.



Untuk menggambarkan fenomena tersebut, Hashim mencontohkan dirinya yang menggunakan jasa tukang cukur panggilan yang tidak pernah menerbitkan faktur (invoice) maupun memungut Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebesar 11 persen.

“Saya memiliki tukang cukur sendiri. Saya cukup beruntung karena tukang cukur saya datang ke rumah. Ketika saya membayar jasanya, dia tidak memberikan faktur. Saya membayarnya tanpa menerima faktur dan dia tidak memungut PPN sebesar 11 persen,” ujar Hashim.

Guna menambal kebocoran pendapatan tersebut, Hashim membeberkan pemerintah kini tengah mengimplementasikan sistem pemungutan pajak secara elektronik. Penerapan pemungutan secara elektronik disebut sudah mulai berjalan sejak sekitar satu atau dua pekan yang lalu.

“Saat ini program tersebut sudah mulai berjalan sejak sekitar satu atau dua minggu lalu. Perpajakan elektronik kini ditangani oleh mesin. Mesin-mesin tersebut akan memungut pajak, penerimaan negara, dan royalti,” ujar Hashim.

[Gambas:Youtube]

(dhz/ins)

Sumber

Sedang Hangat

Saudi Memanas Usai Serangan Houthi, Pemerintah Pesan Ini buat Jemaah Umrah

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Saudi Memanas...

Hashim Frustasi Kejar Rasio Penerimaan RI Setara Kamboja dan Vietnam

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Hashim Frustasi...

Geger Skandal Pencucian Uang Bank Raksasa, Nilanya Sampai Rp 89,5 T – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Geger Skandal...

Perkaya Narasi Pertambangan, 60 Jurnalis Lolos Final MediaMIND 2026

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Perkaya Narasi...

Tak Mau Perumit Birokrasi, BRAN Ingin Koordinasi Sederhana dengan Kemen ATR/BPN

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Tak Mau...

Topik Terbaru

Saudi Memanas Usai Serangan Houthi, Pemerintah Pesan Ini buat Jemaah Umrah

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Saudi Memanas...

Hashim Frustasi Kejar Rasio Penerimaan RI Setara Kamboja dan Vietnam

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Hashim Frustasi...

Geger Skandal Pencucian Uang Bank Raksasa, Nilanya Sampai Rp 89,5 T – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Geger Skandal...

Perkaya Narasi Pertambangan, 60 Jurnalis Lolos Final MediaMIND 2026

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Perkaya Narasi...

Tak Mau Perumit Birokrasi, BRAN Ingin Koordinasi Sederhana dengan Kemen ATR/BPN

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Tak Mau...

Bandara Riyadh Diserang, Penerbangan Umrah dari Surabaya Tetap Normal

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Bandara Riyadh...

Pakai Rompi Oranye, Potret 5 Tersangka Korupsi BNPB Ditahan KPK – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Pakai Rompi...

4 Titik Prioritas Penanganan Karhutla di Taman Nasional Tanjung Puting

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai 4 Titik...
spot_img

Baca Juga

Popular Categories