Sunday, October 11, 2026
28.5 C
Indonesia

Gempa Magnitudo 5,7 Guncang Sukabumi, Jawa Barat

Publikpos.com – Berikut adalah informasi terbaru mengenai Gempa Magnitudo 5,7 Guncang Sukabumi, Jawa Barat yang sedang hangat diperbincangkan.




Jakarta, CNBC Indonesia – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan telah terjadi gempa bumi tektonik di wilayah laut selatan Sukabumi, Jawa Barat, pada hari ini Minggu (11/10/20260 pukul 10.30 WIB. 

Berdasarkan hasil analisis BMKG, gempa bumi ini memiliki parameter pemutakhiran dengan magnitudo M5,7 dan kedalaman hiposenter 10 kilometer. Episenter gempa terletak pada koordinat 8,87° LS dan 106,41° BT, tepatnya di laut sekitar 209 kilometer barat daya Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Berdasarkan hasil pemodelan tsunami BMKG, gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami.

Daryono, Pakar Gempa dan Tsunami sekaligu anggota IABI mencatat, secara seismotektonik, gempa ini merupakan gempa dangkal yang terjadi di kawasan tektonik aktif selatan Jawa, tempat berlangsungnya interaksi konvergen antara Lempeng Indo-Australia dan Lempeng Sunda sebagai bagian dari sistem Lempeng Eurasia.

Proses konvergensi lempeng tersebut menghasilkan medan tegangan tektonik yang kompleks, sehingga aktivitas kegempaan tidak hanya terjadi pada bidang kontak antarlempeng (megathrust), tetapi juga dapat berlangsung pada struktur patahan di sekitar sistem subduksi.

Dengan memperhatikan lokasi episenter, kedalaman hiposenter, dan karakter mekanisme sumbernya, gempa ini mengindikasikan aktivitas penyesaran dangkal bawah laut (submarine faulting) selatan Jawa Barat. Gempa dengan karakter seperti ini dapat berkaitan dengan deformasi internal kerak atau lempeng di dekat zona subduksi.

Hasil analisis mekanisme sumber menggunakan Solusi bidang sesar menunjukkan bahwa gempa ini didominasi oleh mekanisme sesar geser (strike-slip faulting). Fenomena ini memperlihatkan bahwa gempa yang terjadi dekat kawasan subduksi tidak selalu memiliki mekanisme sesar naik (thrust faulting).

“Dari aspek potensi tsunami, mekanisme sesar geser umumnya memiliki kemampuan yang lebih kecil untuk membangkitkan tsunami dibandingkan sesar naik yang menyebabkan pengangkatan dasar laut secara signifikan. Hal ini karena pergerakan sesar geser didominasi oleh perpindahan horizontal, sehingga deformasi vertikal dasar laut relatif terbatas,” kata Daryono.

Adapun berdasarkan informasi guncangan yang dilaporkan, gempa dirasakan oleh masyarakat di wilayah Kabupaten Sukabumi, antara lain Surade dan Tegalbuleud, dengan intensitas III MMI (Modified Mercalli Intensity). Pada tingkat intensitas ini, getaran dirasakan nyata di dalam rumah, menyerupai getaran akibat kendaraan berat yang melintas.

“Gempa ini sekaligus mengingatkan bahwa pesisir selatan Jawa Barat dan Banten merupakan kawasan yang berhadapan langsung dengan kawasan yg memiliki sumber bahaya gempa yang beragam, mulai dari aktivitas patahan lokal, gempa intralempeng, hingga potensi gempa besar pada zona megathrust,” terang Daryono.

Oleh karena itu, gempa M5,7 ini tidak boleh ditafsirkan sebagai pertanda bahwa gempa yang lebih besar pasti akan segera terjadi, tetapi juga tidak boleh dianggap sebagai bukti bahwa energi tektonik di kawasan tersebut telah habis atau seluruh potensi gempa besar telah terlepas.

Dari perspektif mitigasi, kejadian ini harus menjadi momentum untuk memperkuat kesiapsiagaan gempa dan tsunami bagi masyarakat pesisir selatan Jawa Barat dan Banten. Penguatan bangunan tahan gempa, pemetaan zona bahaya tsunami, penyediaan jalur dan tempat evakuasi, pemasangan rambu keselamatan, serta latihan evakuasi mandiri harus terus dilakukan secara berkelanjutan.

Masyarakat pesisir perlu memahami bahwa apabila suatu saat merasakan gempa kuat atau gempa yang berlangsung lama, tindakan paling aman adalah segera melakukan evakuasi mandiri menuju tempat yang lebih tinggi atau menjauhi pantai tanpa menunggu sirene maupun peringatan resmi.

“Pesan terpentingnya adalah bahwa gempa bumi belum dapat diprediksi secara tepat kapan akan terjadi, tetapi risiko dan dampaknya dapat dikurangi melalui ilmu pengetahuan, rekayasa bangunan, sistem peringatan dini, dan kesiapsiagaan masyarakat. Tidak semua gempa di laut menimbulkan tsunami, tetapi setiap masyarakat yang tinggal di kawasan rawan tsunami harus memiliki pengetahuan dan kemampuan untuk menyelamatkan diri secara cepat dan mandiri,”

“Gempa tidak harus menjadi bencana besar apabila masyarakat memahami ancamannya, mengenali tanda bahayanya, dan mengetahui tindakan penyelamatan yang harus dilakukan,”

(pgr/pgr)

Sumber

Sedang Hangat

Kapolri Tunjuk Kakorlantas Baru, Irjen Wibowo Diganti Aries Syahbudin

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Kapolri Tunjuk...

Bamsoet Dorong Industri Motor Listrik Nasional, Harap Masyarakat Beralih

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Bamsoet Dorong...

Kisah Riders Mandalika Ride Out Tempuh 1.400 km Sampai Pertamina GP

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Kisah Riders...

SPBU Daerah Ini Terapkan Pembatasan Pembelian Pertalite, Ini Alasannya – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai SPBU Daerah...

Detik-detik Derasnya Banjir Bandang di Padang Kepung Rumah Warga

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Detik-detik Derasnya...

Topik Terbaru

Kapolri Tunjuk Kakorlantas Baru, Irjen Wibowo Diganti Aries Syahbudin

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Kapolri Tunjuk...

Bamsoet Dorong Industri Motor Listrik Nasional, Harap Masyarakat Beralih

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Bamsoet Dorong...

Kisah Riders Mandalika Ride Out Tempuh 1.400 km Sampai Pertamina GP

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Kisah Riders...

SPBU Daerah Ini Terapkan Pembatasan Pembelian Pertalite, Ini Alasannya – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai SPBU Daerah...

Detik-detik Derasnya Banjir Bandang di Padang Kepung Rumah Warga

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Detik-detik Derasnya...

Ketua KPU Dituntut Mundur, Ketua Partai Ini Ditangkap! – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Ketua KPU...

Mensos Jenguk dan Salurkan Santunan Korban Kebakaran Rumah Makan Padang

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Mensos Jenguk...

Liang Wenfeng, Jenius Matematika Jadi Bos AI China Berharta Rp715 T

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Liang Wenfeng,...
spot_img

Baca Juga

Popular Categories