Friday, October 9, 2026
19.4 C
Indonesia

Ciptakan Kepastian Hukum & Usaha Kondusif, Wamendagri Tekankan Hal Ini – Publik Pos Update

Publikpos.com – Berikut adalah informasi terbaru mengenai Ciptakan Kepastian Hukum & Usaha Kondusif, Wamendagri Tekankan Hal Ini yang sedang hangat diperbincangkan.




Jakarta, – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menegaskan komitmen Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk mencegah terjadinya tumpang tindih regulasi antara pusat dan daerah guna memperkuat kepastian hukum sekaligus mendukung terciptanya iklim usaha yang kondusif. Upaya ini ditempuh melalui pergeseran paradigma pengawasan produk hukum daerah, dari pendekatan korektif setelah aturan ditetapkan menjadi pendekatan preventif sejak tahap perencanaan dan penyusunan rancangan regulasi.

“Persoalannya adalah hari ini bukan kemudian kita membuat aturan lebih sedikit, tapi sejatinya adalah bagaimana membuat ketidakpastian lebih sedikit,” ujar Bima dalam keterangan resmi, Jumat (9/10/2026).

Menurutnya, regulasi yang tidak selaras dapat menghambat pelaksanaan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi daerah. Oleh karena itu, penyelarasan kebijakan harus dilakukan sejak dini agar produk hukum daerah sesuai dengan kebutuhan masyarakat, prioritas pembangunan nasional, dan prinsip kepastian berusaha.

Berdasarkan evaluasi Kemendagri terhadap Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) 2026, baru sekitar 37,6 persen judul rancangan peraturan daerah yang selaras dengan program prioritas nasional. Kondisi tersebut memperlihatkan perlunya penguatan koordinasi dan harmonisasi regulasi sejak tahap perencanaan.

Untuk menjawab tantangan tersebut, Kemendagri menyiapkan empat langkah strategis, yakni melakukan uji dampak kedaerahan terhadap rancangan regulasi di tingkat pusat, menyusun pedoman Perda sektoral, mengintegrasikan sistem digital e-Perda dengan e-Harmonisasi Kementerian Hukum, serta memperkuat pembinaan secara berjenjang.

“Ketika koreksi di hilir tidak lagi tersedia, maka kualitas perda-perda itu sepenuhnya sangat ditentukan oleh tahap yang sangat awal, tahap perencanaan dan penyusunan,” kata Bima.

Di samping memperkuat mekanisme pengawasan preventif, Kemendagri juga tengah mempertimbangkan pemberian insentif atau penghargaan bagi pemerintah daerah (Pemda) yang berhasil menghasilkan produk hukum berkualitas dan berdampak positif bagi masyarakat maupun pelaku usaha. Skema apresiasi tersebut diharapkan dapat mendorong persaingan yang sehat antardaerah dalam meningkatkan kualitas regulasi.

“Kami membayangkan apabila Kemendagri bersama-sama dengan ICCA atau Hukumonline bisa menggelar apresiasi produk hukum bagi pemerintah daerah, itu akan luar biasa. Mudah-mudahan bisa terealisasi dan insyaallah kita kawal bersama,” pungkasnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Jaksa Agung Muda Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara Narendra Jatna, President Indonesia Corporate Counsel Association (ICCA) Seradesy Sumardy, jajaran pimpinan Hukumonline, perwakilan Asia Pacific Corporate Counsel Alliance, serta praktisi hukum korporasi.

(dpu/dpu)

Sumber

Sedang Hangat

Denny Indrayana Pesimis DPR Proses Pemakzulan Gibran

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Denny Indrayana...

Said Abdullah Ingatkan Kader Sapa Rakyat, Jangan Hanya 5 Tahunan

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Said Abdullah...

BEI Buka Suara soal Haji Isam Gadai Saham ke Bank Mandiri

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai BEI Buka...

Kacau! Trump Tuding Kandidat Muslim Teroris, Abdul Dipanggil Muhammad

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Kacau! Trump...

Cilandak Barat Optimistis Raih Kategori Sejahtera Benyamin S Award

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Cilandak Barat...

Topik Terbaru

Denny Indrayana Pesimis DPR Proses Pemakzulan Gibran

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Denny Indrayana...

Said Abdullah Ingatkan Kader Sapa Rakyat, Jangan Hanya 5 Tahunan

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Said Abdullah...

BEI Buka Suara soal Haji Isam Gadai Saham ke Bank Mandiri

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai BEI Buka...

Kacau! Trump Tuding Kandidat Muslim Teroris, Abdul Dipanggil Muhammad

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Kacau! Trump...

Cilandak Barat Optimistis Raih Kategori Sejahtera Benyamin S Award

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Cilandak Barat...

Ada Ribut-Ribut Baru, Korea Selatan Tarik Dubesnya dari Ukraina – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Ada Ribut-Ribut...

Cegah Calo Main Tarif, 3 Menteri Sepakat Digitalisasi Layanan Jemaah Haji

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Cegah Calo...

Menkeu Suahasil Sorot Kenaikan Permintaan Barang Subsidi

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Menkeu Suahasil...
spot_img

Baca Juga

Popular Categories