Monday, October 26, 2026
20.7 C
Indonesia

Utang Kereta Cepat Dicicil 80 Tahun, Purbaya Beber Rp1 T per Tahun

Publikpos.com – Berikut adalah informasi terbaru mengenai Utang Kereta Cepat Dicicil 80 Tahun, Purbaya Beber Rp1 T per Tahun yang sedang hangat diperbincangkan.


Jakarta, —

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkap utang proyek Kereta Cepat Whoosh akan dicicil hingga 80 tahun setelah melalui proses restrukturisasi. Nilai cicilannya sekitar Rp1 triliun atau sedikit di bawah Rp1 triliun per tahun.

Purbaya mengatakan tenor pembayaran tersebut merupakan hasil restrukturisasi utang Whoosh. Menurutnya, beban pembayaran tahunan masih dapat ditangani pemerintah.

“Berarti kan total utang besar, tapi di-stretch 80 tahun sudah direstrukturisasi. Cicilannya Rp1 triliun atau sedikit di bawah Rp1 triliun dari tahun ke tahun. Ada yang tinggi, ada yang rendah, tapi kalau kita lihat, ‘oh masih bisa lah’. (Tenor cicilan) 80 tahun saya dengar kemarin, makanya hebat juga tuh. Iya kita sudah mati, santai saja,” ujar Purbaya disusul tawa di kawasan Sunter Jakarta Utara, Selasa (8/9).


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Purbaya mengatakan pengelolaan kewajiban utang Whoosh akan dialihkan dari Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara ke Kementerian Keuangan pada 15 September 2026.



Nantinya, pembayaran kewajiban tersebut berpotensi ditangani oleh Special Mission Vehicle (SMV) di bawah Kementerian Keuangan atau Indonesia Investment Authority (INA).

“Ada kemungkinan, mungkin kita pakai SMV atau INA,” jelasnya.

[Gambas:Youtube]

Menurut Purbaya, besaran kewajiban tahunan tersebut masih dapat ditangani oleh satu entitas SMV di bawah Kementerian Keuangan. Ia juga memastikan dana untuk membayar kewajiban tersebut tersedia.

“Jadi gini, saya cuma lihat bebannya setiap tahun seperti apa sih, saya lihat setiap tahun saya lihat, ‘oh kalau segini saja cukup lah ditangani oleh satu SMV’. Satu perusahaan SMV di bawah Departemen Keuangan, atau dua, tapi uangnya cukup lebih,” pungkasnya.

Sebelumnya, Purbaya memastikan SMV yang nantinya menangani kewajiban Whoosh tidak perlu mencari investor baru untuk mendapatkan dana pembayaran utang.

Menurutnya, kemampuan keuangan SMV Kementerian Keuangan saat ini cukup untuk menangani kewajiban tersebut. Namun, pemerintah masih akan melakukan perhitungan lebih lanjut sebelum menetapkan skema pengelolaannya.

“Nggak, sudah ada uangnya. Sudah ada juga. Kan kalau SMV, let’s say satu perusahaan SMV aja, keuntungannya berapa sekarang? Rp3 triliun, Rp4 triliun setahun. Ditambah dengan operasionalnya sendiri, mungkin dapat Rp800 miliar keuntungannya,” jelas Purbaya di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta Pusat, Senin (7/9).

(lau/ins)

Sumber

Sedang Hangat

BRILink Agen Fillio Perluas Akses Keuangan hingga Pinggiran Dumai

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai BRILink Agen...

Habiburokhman Apresiasi Kapolri Gas Pol Berantas Narkoba di Sumut dan Aceh

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Habiburokhman Apresiasi...

Jalan Mayor Oking Cibinong bak Sungai Saat Banjir, Banyak Motor Mogok

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Jalan Mayor...

Kebijakan Pertanian Tunjukkan Hasil, Daya Beli Petani Lampung Melonjak

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Kebijakan Pertanian...

PKS Mau Bahas Polemik Ijazah Gibran di DPR, PDIP Siap Menyambut

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai PKS Mau...

Topik Terbaru

BRILink Agen Fillio Perluas Akses Keuangan hingga Pinggiran Dumai

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai BRILink Agen...

Habiburokhman Apresiasi Kapolri Gas Pol Berantas Narkoba di Sumut dan Aceh

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Habiburokhman Apresiasi...

Jalan Mayor Oking Cibinong bak Sungai Saat Banjir, Banyak Motor Mogok

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Jalan Mayor...

Kebijakan Pertanian Tunjukkan Hasil, Daya Beli Petani Lampung Melonjak

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Kebijakan Pertanian...

PKS Mau Bahas Polemik Ijazah Gibran di DPR, PDIP Siap Menyambut

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai PKS Mau...

Menkes Budi Soroti Bahaya Polusi PM2.5 di Palangka Raya

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Menkes Budi...

Jelang Nataru, Pemerintah Beri Diskon untuk 4 Moda Transportasi Ini

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Jelang Nataru,...

Setahun Sekolah Rakyat, Kemensos Tingkatkan Ruang Aman bagi Siswa

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Setahun Sekolah...
spot_img

Baca Juga

Popular Categories