Sunday, August 30, 2026
18.9 C
Indonesia

Rusia Umumkan Rencana Gempur Habis Fasilitas Energi Ukraina – Publik Pos Update

Publikpos.com – Berikut adalah informasi terbaru mengenai Rusia Umumkan Rencana Gempur Habis Fasilitas Energi Ukraina yang sedang hangat diperbincangkan.




Jakarta, – Rusia mulai mempersiapkan serangan besar-besaran terhadap fasilitas energi Ukraina.

Langkah itu disebut sebagai respons atas serangkaian serangan Ukraina yang menargetkan infrastruktur sipil dan sektor energi Rusia.

Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan pada Minggu (30/8/2026) bahwa pasukannya telah memulai persiapan untuk melancarkan serangan besar terhadap fasilitas energi Ukraina, mengutip Reuters.

Kementerian itu juga mengatakan bahwa pasukan Rusia terus melakukan serangan terkoordinasi pada malam hari terhadap fasilitas industri pertahanan Ukraina.

Aksi Saling Serang

Eskalasi perang Ukraina – Rusia semakin memanas usai upaya saling serang terhadap infrastruktur energi.

Dalam beberapa pekan terakhir, Ukraina meningkatkan serangan menggunakan drone terhadap fasiltas energi dan industri Rusia.

Militer Ukraina mengklaim telah menembak jatuh tujuh rudal balistik dan 258 drone ketika Rusia melancarkan serangan sepanjang Rabu Malam – Kamis.

“Pada malam hari, Rusia melancarkan serangan besar-besaran terhadap Ukraina, menargetkan pelabuhan, tempat penyimpanan gandum, energi, industri, dan infrastruktur lainnya menggunakan rudal balistik, dan hipersonik serta drone tempur,” kata Menteri Luar Negeri Ukraina Andrii Sybiha, Melansir Guardian, Jumat (28/8/2026).

Gubernur Kharkiv Oleh Syniehubov juga mengatakan bahwa serangan juga menyasar pusat distribusi ritel di wilayah Kyiv dan pusat pengiriman milik perusahaan mainan, beberapa waktu lalu.

Bahkan gudang perusahaan coklat Roshen yang didirikan mantan Presiden Ukraina Petro Poroshenko juga hancur, meski lokasinya berada di luar Kyiv.

Serangan Rusia juga menghantam sejumlah kawasan industri, fasilitas energi, dan infrastruktur lainnya di wilayah Poltava bagian tengah dan Odesa bagian selatan, serta kota Kryvyi Rih di tenggara, menurut para pejabat.

Termasuk terhadap Pembangkit Listrik Tenaga termal di kota Kherson, Ukraina Bagian Selatan, yang menyebabkan seluruh kapasitas pembangkit hilang.

“Rusia menyerang fasilitas yang sepenuhnya sipil yang menyediakan pemanas bagi sebagian besar bangunan tempat tinggal di Kherson,” kata CEO Naftogaz, Sergiy Fedorenko.

Di sisi lain, seorang anggota militer Rusia tewas akibat bom mobil di St. Petersburg pada Kamis lalu. Istrinya dilaporkan mengalami luka-luka.

Guardian juga melaporkan, sepanjang perang berlangsung, aksi pembunuhan telah menargetkan sejumlah personel militer penting Rusia, tokoh industri militer, serta pendukung perang yang terkenal, baik di dalam Rusia maupun di wilayah Ukraina yang diduduki Rusia. Dinas keamanan Ukraina, termasuk SBU, telah mengaku bertanggung jawab atas sejumlah pembunuhan tersebut.

Rusia juga disebut kesulitan memenuhi bahan kebutuhan bahan bakar, usai serangan Ukraina terhadap industri minyaknya. Kini Rusia harus berupaya melakukan impor solar dan besin akibat kerusakan yang ditimbulkan.

Begitu banyak kilang minyak yang mengalami kerusakan sehingga minyak Rusia dikirim ke Kazakhstan untuk diolah menjadi bahan bakar, kemudian dikirim kembali ke Rusia.

Untuk pertama kalinya, Rusia pekan ini membeli 200.000 barel bensin dari Turki. Ini merupakan pengiriman bahan bakar kendaraan melalui laut kelima yang telah dikonfirmasi pada musim panas ini, setelah sebelumnya menerima pengiriman dari India dengan total sekitar 1 juta barel.

(arj/arj)

Sumber

Sedang Hangat

BNPB Respons Putusan MK soal Indikator Status Bencana Nasional

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai BNPB Respons...

Nonton Bareng Teater di TIM, Rano Kenang Momen Tampil di Panggung Saat Remaja

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Nonton Bareng...

Kesepakatan Minyak dengan AS Berlaku Selama 25 Tahun

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Kesepakatan Minyak...

Bakal Ada Negara Baru Dekat RI, Mau Merdeka pada 2030 – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Bakal Ada...

Biaya Bikin PT Sudah Resmi Naik! Ini Daftar Tarif Barunya – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Biaya Bikin...

Topik Terbaru

BNPB Respons Putusan MK soal Indikator Status Bencana Nasional

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai BNPB Respons...

Nonton Bareng Teater di TIM, Rano Kenang Momen Tampil di Panggung Saat Remaja

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Nonton Bareng...

Kesepakatan Minyak dengan AS Berlaku Selama 25 Tahun

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Kesepakatan Minyak...

Bakal Ada Negara Baru Dekat RI, Mau Merdeka pada 2030 – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Bakal Ada...

Biaya Bikin PT Sudah Resmi Naik! Ini Daftar Tarif Barunya – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Biaya Bikin...

Memahami AHWA, Mekanisme Baru Pilih Ketum PBNU di Muktamar Jombang

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Memahami AHWA,...

Menko Yusril Imbau Publik Tetap Tenang Usai Ricuh Pascaaksi 27 Agustus

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Menko Yusril...

Yuk, Bawa Pulang TV & Kulkas Diskonan dari Transmart Full Day Sale

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Yuk, Bawa...
spot_img

Baca Juga

Popular Categories