Tuesday, August 25, 2026
27.3 C
Indonesia

Terbongkar! Begini Modus Perusahaan Besar Bakar Lahan – Publik Pos Update

Publikpos.com – Berikut adalah informasi terbaru mengenai Terbongkar! Begini Modus Perusahaan Besar Bakar Lahan yang sedang hangat diperbincangkan.




Jakarta, – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tak hanya terjadi di beberapa titik di Kalimantan, namun juga mulai terjadi di sejumlah wilayah Pulau Sumatera. Kepolisian menduga terdapat keterlibatan sejumlah perusahaan dalam pembukaan lahan yang berujung pada kebakaran.

Kapolda Riau Herry Heryawan mengungkapkan adanya dugaan perusahaan memanfaatkan masyarakat atau petani untuk membuka lahan di kawasan hutan. Hal tersebut disampaikan Herry dalam Rapat Koordinasi Penanganan Karhutla di Pekanbaru bersama Presiden Prabowo Subianto.

“Ini biasa digunakan modus, modus oleh perusahaan besar, menggunakan petani atau masyarakat kecil, pura-pura memancing di situ kemudian melakukan pembakaran,” ujar Herry di depan Prabowo dalam rapat yang ditayangkan virtual, dikutip Selasa (25/8/2026).

Ia pun mencatat terdapat 94 kasus atau laporan polisi soal karhutla sejak tahun 2025 dengan 106 orang ditetapkan sebagai tersangka. Adapun untuk 2026, total dari Januari sampai sekarang setidaknya terdapat 33 laporan polisi dan 36 tersangka dengan luas yang terbakar sejumlah 806,57 hektare.

Herry meyakini kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di Riau merupakan hasil perbuatan manusia. Baik disengaja maupun tidak sengaja. “Jadi semua saat ini yang dilakukan Karhutla semuanya dari manusia baik yang disengaja maupun tidak disengaja,” sebut Herry.

Di sisi lain, Prabowo sempat bertanya ke Herry apakah sejauh ini Polda Riau memiliki bukti kuat bahwa ada perusahaan yang ikut campur tangan pada karhutla di Riau.

“Maaf Kapolda, ada bukti-bukti atau indikasi ke arah korporasi yang menyuruh?” tanya Prabowo.

Herry menyebut sejauh ini belum ada. Hanya saja, pihaknya mencurigai beberapa orang yang masuk hutan berdalih memancing ikut memicu karhutla, karena setelah orang-orang itu masuk langsung ada kebakaran hutan. Pihaknya juga mencatat orang-orang ini tidak memiliki garapan kebun apapun.

“Sampai saat ini belum ada Bapak (bukti korporasi terlibat). Tapi beberapa tersangka yang 2025 setelah kita lakukan investigasi, ada yang yang tidak mempunyai kebun di situ. Ada dua atau tiga orang. Tetapi dia ada di situ, padahal alasan dia hanyalah untuk memancing padahal tidak ada lokasi memancing di situ,” ujar Herry.

Mendengar hal tersebut, Prabowo meminta para tersangka yang mencurigakan langsung dibawa saja ke Jakarta untuk didalami kasusnya di pusat pemerintahan. Dia juga meminta agar Badan Intelijen Negara (BIN) juga ikut memeriksa.

“Tolong dibawa ke Jakarta ya. Ya? Tolong dikirim ke Jakarta, Kapolri ya. Kita… kita dalami di sini,” titah Prabowo.

5 Korporasi Kena Sanksi

Di samping itu, Herry juga mengungkapkan tahun 2025 lalu sudah ada lima korporasi yang kena penegakan hukum oleh Kementerian Lingkungan Hidup karena masalah karhutla.

“Tahun lalu ada lima korporasi yang sudah dilakukan penegakan hukum oleh Kementerian Lingkungan Hidup, Bapak. Karena mereka tidak memenuhi kewajibannya, seperti membuat menara pantau saat ini,” kata Herry.

“Atau kewajiban bagaimana ada tim reaksi cepat kalau seandainya ada titik api atau ada fire spot yang muncul di lokasinya,” lanjutnya.

Prabowo pun langsung meminta nama lima perusahaan tersebut untuk didalami. Dirinya meminta agar semua penegak hukum segera mencari lebih banyak pihak yang terlibat untuk diadili. “Cari lagi yang melanggar tahun ini,” tegasnya.

Orang nomor satu di Indonesia itu juga menekankan semua perusahaan yang tak mau menjaga lingkungan izinnya akan dicabut.

“Pokoknya siapa perusahaan yang tidak mau ikut menjaga, itu kita cabut. Karena ini kan sumber, sumber kehidupan rakyat, sumber kehidupan perusahaan itu juga. Enggak boleh dia seenaknya, dia tidak mencegah. Ya, mencegah itu,” pungkas Prabowo.

(pgr/pgr)

Sumber

Sedang Hangat

Hari Bebas Ganji-Genap Berlaku, Catat Tanggalnya & Wilayahnya

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Hari Bebas...

Kebakaran Lahan di Kulon Progo, Api Muncul di Bendungan Kamijoro

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Kebakaran Lahan...

Ajaib Perkuat Edukasi Dana Pensiun Lewat PEKA BPJS Ketenagakerjaan

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Ajaib Perkuat...

Cara Cek Kelayakan Bansos Online dan Syarat Penerimanya

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Cara Cek...

Harga Rumah Ambruk! Bos Properti China Dipenjara Seumur Hidup – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Harga Rumah...

Topik Terbaru

Hari Bebas Ganji-Genap Berlaku, Catat Tanggalnya & Wilayahnya

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Hari Bebas...

Kebakaran Lahan di Kulon Progo, Api Muncul di Bendungan Kamijoro

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Kebakaran Lahan...

Ajaib Perkuat Edukasi Dana Pensiun Lewat PEKA BPJS Ketenagakerjaan

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Ajaib Perkuat...

Cara Cek Kelayakan Bansos Online dan Syarat Penerimanya

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Cara Cek...

Harga Rumah Ambruk! Bos Properti China Dipenjara Seumur Hidup – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Harga Rumah...

Ribut Gamelan Sekaten Keraton Solo, Kubu Purbaya Polisikan LDA

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Ribut Gamelan...

Trump Rombak Portofolio Investasi, Buang Saham Meta hingga Motorola

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Trump Rombak...

Pemerintah Selidiki Korporasi di Kalbar Diduga Penyebab Karhutla – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Pemerintah Selidiki...
spot_img

Baca Juga

Popular Categories