Tuesday, August 25, 2026
20.8 C
Indonesia

Ribut Gamelan Sekaten Keraton Solo, Kubu Purbaya Polisikan LDA

Publikpos.com – Berikut adalah informasi terbaru mengenai Ribut Gamelan Sekaten Keraton Solo, Kubu Purbaya Polisikan LDA yang sedang hangat diperbincangkan.


Jakarta,

Kubu Paku Buwono (PB) XIV Purbaya resmi mempolisikan pihak Lembaga Dewan Adat (LDA) Kraton Solo ke Mapolresta Solo. Pelaporan tersebut terkait kasus pencurian atau penggelapan gamelan sekaten.

Pengageng Sasana Wilapa PB XIV Purbaya, GKR Panembahan Timoer Rumbay Kusuma Dewayani, menjelaskan pelaporan itu menindaklanjuti somasi yang sebelumnya dilayangkan ke LDA yang dipimpin oleh Gusti Raden Ayu (GRAy) Koes Moertiyah atau Gusti Moeng.

“Menindaklanjuti somasi yang kemarin saya layangkan, batas waktunya kan hari ini jam 10.00 WIB tadi pagi. Karena tidak ada klarifikasi, saya melaporkan sesuai dengan somasi yang saya layangkan,” kata Gusti Timoer, mengutip detikcom, Senin (24/8).



ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Langsung laporan tindak pidana,” imbuhnya.





Ia merinci laporannya terkait penguasaan tiga set gamelan sekatan, yakni Kyai Guntur Madu, Kyai Guntur Sari, dan Monggang Ageng.

“Sehingga dengan penguasaan atau pencurian atau penggelapan itu, kami selaku Pengageng Sasono Wilopo tidak dapat melaksanakan upacara adat menggunakan gamelan sekaten,” jelasnya.

Menanggapi pernyataan pihak LDA yang menyatakan pemindahan gamelan itu karena kondisi pendopo yang mau roboh, Gusti Timoer menyayangkan tidak adanya izin pemindahan.

“Setahu saya itu dari dulu memang tempat penyimpanannya. Terlepas itu mau direvitalisasi atau roboh, harusnya ada izin dari Sinuhun atau penguasa dari Keraton Surakarta. Nah ini kan tidak ada, makanya kami layangkan somasi untuk klarifikasi pemindahan itu tanpa izin PB XIV,” ujarnya.

Sebelumnya, Ketua LDA Keraton Solo, GRAy Koes Moertiyah Wandansari atau Gusti Moeng, menepis tudingan bahwa pihaknya melakukan penguasaan sepihak terhadap gamelan Sekati.

Gusti Moeng mengatakan dirinya memindahkan gamelan karena lokasi penyimpanan gamelan di Pendopo Prangkarso dalam kondisi rusak.

“Enggak, nggak ada (penguasaan gamelan) dan itu tidak ada itu kita apa istilahnya apalagi mencuri itu enggak ada, wong itu memang untuk menyelamatkan dari gedhong yang sudah mau ambruk itu,” kata dia saat ditemui di Sitihinggil, Keraton Solo.

Gusti Moeng mengatakan bahwa pemindahan Gamelan Kyai Guntur Madu dan Kyai Guntur Sari ke Sasana Handrawina sebagai langkah awal sebelum revitalisasi. Menurutnya, ada beberapa aturan sebelum dilakukan revitalisasi.

“Iya, karena kemarin itu rencananya kan Agustus. Nah, di Agustus itu ternyata kan harus ya untuk apa ya, untuk memenuhi aturan-aturan perundang-undangan kan akhirnya kan mundur. Jadi harus ditender, harus begini, nah inilah di sana lagi dilakukan itu,” ujar dia.

Baca berita lengkapnya di sini.

(tim/dal)


Sumber

Sedang Hangat

Harga Rumah Ambruk! Bos Properti China Dipenjara Seumur Hidup – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Harga Rumah...

Trump Rombak Portofolio Investasi, Buang Saham Meta hingga Motorola

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Trump Rombak...

Pemerintah Selidiki Korporasi di Kalbar Diduga Penyebab Karhutla – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Pemerintah Selidiki...

Ucapan Lengkap Bos Sawit Respons Tudingan Soal Kebakaran Hutan-Lahan – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Ucapan Lengkap...

PDIP Minta Korporasi Pembakar Hutan Kalimantan Diproses Hukum Tegas

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai PDIP Minta...

Topik Terbaru

Harga Rumah Ambruk! Bos Properti China Dipenjara Seumur Hidup – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Harga Rumah...

Trump Rombak Portofolio Investasi, Buang Saham Meta hingga Motorola

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Trump Rombak...

Pemerintah Selidiki Korporasi di Kalbar Diduga Penyebab Karhutla – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Pemerintah Selidiki...

Ucapan Lengkap Bos Sawit Respons Tudingan Soal Kebakaran Hutan-Lahan – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Ucapan Lengkap...

PDIP Minta Korporasi Pembakar Hutan Kalimantan Diproses Hukum Tegas

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai PDIP Minta...

72 Tersangka Karhutla, Legislator Minta Polri Pedomani UU terkait LH

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai 72 Tersangka...

Serikat Pekerja Hyundai Motor di Korsel Gelar Mogok Massal

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Serikat Pekerja...

Kapal Tenggelam Buat Warga Ngamuk, Batu Melayang-Benda Dibakar – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Kapal Tenggelam...
spot_img

Baca Juga

Popular Categories