Sunday, November 1, 2026
20.8 C
Indonesia

Polisi Tangkap Penjual Obat Keras di Jagakarsa Usai Warga Segel Warung

Publikpos.com – Berikut adalah informasi terbaru mengenai Polisi Tangkap Penjual Obat Keras di Jagakarsa Usai Warga Segel Warung yang sedang hangat diperbincangkan.


Jakarta, —

Polisi menangkap penjual obat keras terlarang jenis tramadol di Jalan Raya Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan, sebagai upaya tindak tegas memberantas penyalahgunaan narkotika.

Penangkapan itu dilakukan setelah warga menyegel toko yang diduga menjual obat-obatan keras tanpa izin tersebut.

“Betul, dari warga sudah menyegel toko obat yang dijual bebas tanpa izin. Kemudian kita upaya-upaya untuk menangkap orang yang menjual bebas tanpa izin tersebut,” kata Kapolsek Jagakarsa Kompol Nurma Dewi kepada wartawan di Jakarta, Selasa (7/7) dikutip dari Antara.



ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Nurma mengatakan pihaknya berkomitmen menjadikan wilayah Jagakarsa bebas dari peredaran obat-obatan terlarang.





Menurut dia, polisi telah berkoordinasi dengan pihak RT, RW, hingga para pemuda untuk mengawasi peredaran obat keras tanpa izin tersebut.

Ia mengatakan kepolisian telah melakukan observasi dan pendekatan kepada tokoh masyarakat terkait dugaan penjualan tramadol di wilayah tersebut.

“Kemarin sudah kita lakukan penangkapan tentunya, rekan-rekan sudah paham kemarin kita sudah melakukan penangkapan,” ucapnya.

Dengan demikian, dia menegaskan kios yang terbukti menjual obat keras terlarang akan ditutup permanen dan pelakunya diproses sesuai ketentuan hukum.

“Wajib ditutup dan pelakunya wajib diproses,” katanya.

Kini, kepolisian telah memasang garis polisi (police line) pada toko yang diduga menjual obat keras ilegal jenis tramadol di wilayah Kecamatan Jagakarsa tersebut.

Langkah ini merupakan bentuk komitmen Polsek Jagakarsa dalam memberantas peredaran obat-obatan terlarang demi menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat.

Sebelumnya, sebuah video yang viral memperlihatkan dua orang mengenakan topeng badut dan mengaku sebagai Badan Perwakilan Netizen.

Keduanya terlihat menyegel toko yang diduga menjual obat terlarang di Jagakarsa beberapa waktu lalu.

(antara/kid)


Add

as a preferred
source on Google



Sumber

Sedang Hangat

Pemerintah Pacu Hilirisasi Sawit hingga Rumput Laut

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Pemerintah Pacu...

Kepercayaan Pengusaha Menguat Selama 2 Tahun Presiden Prabowo

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Kepercayaan Pengusaha...

3 Warga Kampung Ambon Jadi Korban Bacok-Tembak, 1 Pelaku Ditangkap

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai 3 Warga...

Gaji Sudah Cair, Saatnya Belanja di Transmart Full Day Sale Besok

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Gaji Sudah...

Ada Kaitan Kehadiran Anak ke Sekolah dengan MBG

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Ada Kaitan...

Topik Terbaru

Pemerintah Pacu Hilirisasi Sawit hingga Rumput Laut

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Pemerintah Pacu...

Kepercayaan Pengusaha Menguat Selama 2 Tahun Presiden Prabowo

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Kepercayaan Pengusaha...

3 Warga Kampung Ambon Jadi Korban Bacok-Tembak, 1 Pelaku Ditangkap

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai 3 Warga...

Gaji Sudah Cair, Saatnya Belanja di Transmart Full Day Sale Besok

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Gaji Sudah...

Ada Kaitan Kehadiran Anak ke Sekolah dengan MBG

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Ada Kaitan...

Polda Metro Minta Maaf soal Deklarasi Mahasiswa, Sebut Raffi Diundang

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Polda Metro...

Gelas Cantik Isi 6 Cuma Rp30 Ribuan? Serbu di Transmart Full Day Sale

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Gelas Cantik...

Kota Ini Terancam Tumbang Gara-Gara Ulah Presiden, Warga Teriak

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Kota Ini...
spot_img

Baca Juga

Popular Categories