Saturday, June 27, 2026
27.1 C
Indonesia

Perang Dagang Makin Parah, Begini Cara Menperin Selamatkan Industri RI – Publik Pos Update

Publikpos.com – Berikut adalah informasi terbaru mengenai Perang Dagang Makin Parah, Begini Cara Menperin Selamatkan Industri RI yang sedang hangat diperbincangkan.




Jakarta, – Kementerian Perindustrian menegaskan perluasan perdagangan internasional dan peningkatan daya saing industri menjadi cara untuk mendukung target pertumbuhan ekonomi sebesar 8%. Di tengah memanasnya geopolitik, pemerintah menilai industri dalam negeri harus mampu bersaing bukan hanya dari sisi harga, tetapi juga kualitas dan efisiensi produksi.

Ajang Innoprom 2026 di Rusia menjadi salah satu instrumen yang dimanfaatkan pemerintah untuk membuka pasar baru sekaligus memperkuat posisi manufaktur Indonesia di kawasan Eurasia. Langkah tersebut dinilai penting karena banyak negara kini berlomba mencari pasar alternatif.

“Kata kunci pencapaian pertumbuhan ekonomi 8% bagi kami adalah perluasan perdagangan dan investasi. Innoprom menjadi salah satu upaya untuk melakukan penetrasi sebesar-besarnya ke pasar Eurasia yang memiliki daya beli tinggi,” ujar Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita dalam Economic Update, Jumat (26/6/2026).

Tantangan industri nasional saat ini tidak hanya berasal dari perlambatan ekonomi global, tetapi juga semakin ketatnya perang dagang antarnegara. Alhasil setiap negara berlomba memperkuat industri domestik. Pemerintah pun mendorong pelaku industri meningkatkan kualitas produk agar mampu memenangkan persaingan di pasar internasional.

“Yang kita hadapi sekarang adalah perang dagang. Bukan hanya Indonesia yang melirik pasar Eurasia, negara-negara lain juga melakukan hal yang sama. Karena itu produk Indonesia harus memiliki daya saing yang tinggi,” katanya.

Selain memperkuat kualitas produk, pemerintah juga menilai insentif industri memiliki peran besar dalam menjaga daya saing. Agus mencontohkan kebijakan harga gas bumi tertentu (HGBT) yang sempat meningkatkan daya saing industri keramik nasional hingga mendorong munculnya investasi baru.

“Insentif memang penting, tetapi kepastian hukum, kemudahan berusaha, ketersediaan sumber daya manusia, dan kebijakan yang konsisten juga menjadi faktor utama bagi dunia usaha,” ujarnya.

Agus juga menyoroti pentingnya penerapan Standar Nasional Indonesia (SNI) sebagai instrumen perlindungan industri dalam negeri. Banyak negara memanfaatkan sistem standardisasi bukan hanya untuk menjamin kualitas produk, tetapi juga sebagai mekanisme pengendalian barang impor agar industri domestik tetap terlindungi.

“Saya melihat banyak negara kompetitor menggunakan standar bukan hanya untuk menjamin keselamatan, kesehatan, dan keamanan produk, tetapi juga menjadi instrumen untuk mengatur masuknya barang impor ke negara mereka,” sebut Agus.

(fys/wur)



Add


as a preferred

source on Google



Sumber

Sedang Hangat

Luhut Ungkap Belanja MBG Rp120 T Belum Banyak Netes ke Petani-Peternak

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Luhut Ungkap...

Massa Aksi Surabaya yang Dibekuk Bertambah Jadi 24 Orang

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Massa Aksi...

Dulu Beliau PDIP Sekarang PSI

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Dulu Beliau...

920 Tewas, Puluhan Ribu Orang Hilang – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai 920 Tewas,...

Pemerintah Kucurkan Stimulus Rp26,34 T, Ampuhkah Kerek Konsumsi?

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Pemerintah Kucurkan...

Topik Terbaru

Luhut Ungkap Belanja MBG Rp120 T Belum Banyak Netes ke Petani-Peternak

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Luhut Ungkap...

Massa Aksi Surabaya yang Dibekuk Bertambah Jadi 24 Orang

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Massa Aksi...

Dulu Beliau PDIP Sekarang PSI

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Dulu Beliau...

920 Tewas, Puluhan Ribu Orang Hilang – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai 920 Tewas,...

Pemerintah Kucurkan Stimulus Rp26,34 T, Ampuhkah Kerek Konsumsi?

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Pemerintah Kucurkan...

Dari Disiksa Sadis Hingga Kepala Berbelatung

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Dari Disiksa...

Kampanye 2029 Buat Pemenangan Anaknya

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Kampanye 2029...

Sudirman-Thamrin Tutup Hari Ini Mulai 14:00 WIB, Cek Rute Alternatif

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Sudirman-Thamrin Tutup...
spot_img

Baca Juga

Popular Categories