Tuesday, June 16, 2026
18.9 C
Indonesia

Proyek Menantu Presiden Diamuk Warga, Pagar Besi-Kawat Duri Jebol – Publik Pos Update

Publikpos.com – Berikut adalah informasi terbaru mengenai Proyek Menantu Presiden Diamuk Warga, Pagar Besi-Kawat Duri Jebol yang sedang hangat diperbincangkan.




Jakarta, – Gelombang demonstrasi menentang pembangunan proyek wisata mewah di sepanjang kawasan pesisir pantai Albania berujung pada aksi perusakan massal yang anarkis pada Sabtu, (13/06/2026). Sekitar 200 pengunjuk rasa nekat merobohkan pagar pembatas besi dan kawat berduri yang mengelilingi lokasi pembangunan resor bintang lima tersebut.

Aksi kemarahan publik ini meluas setelah warga setempat memprotes rencana pembangunan resor mewah yang didukung oleh perusahaan milik Jared Kushner. Pengusaha properti tersebut merupakan menantu dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump, di mana proyeknya dinilai merusak area konservasi lingkungan di dekat Vlora yang menjadi habitat burung pelikan dan penangkaran penyu.

“Protes tidak akan berhenti sampai warga desa Rrjoll mendapatkan kompensasi yang adil. Kami adalah 200 keluarga yang tanahnya telah disita secara sepihak oleh pemerintah,” ketus Zeke Nikolle Shullani, salah satu pemilik lahan yang telah berdemo selama beberapa bulan.

Kemarahan warga di wilayah Rrjoll ini dipicu oleh adanya proyek pembangunan resor wisata mewah lain yang dituding berdiri di atas lahan sitaan milik masyarakat adat setempat. Sambil mengibarkan bendera nasional Albania, ratusan warga meneriakkan yel-yel revolusi dan terlibat bentrok fisik dengan aparat kepolisian yang mencoba menghadang aksi perusakan pagar.

Pihak investor lokal Albania diketahui mendapatkan hak istimewa berupa status “investor khusus” dari pemerintah pusat untuk menggarap kawasan hutan pinus dan pantai pasir putih tersebut. Keistimewaan regulasi inilah yang dinilai warga sebagai bentuk ketidakadilan hukum dan pengabaian hak ekonomi masyarakat lokal demi keuntungan sepihak korporasi besar.

“Apa yang terjadi di negara ini adalah sebuah kegilaan. Mereka menolak berkonsultasi dan mengira bisa merebut semua kekayaan alam ini tanpa pertumpahan darah?” kecam pemilik lahan lainnya, Nikolin Markpalaj, mengenai sikap arogan pihak pengembang.

(tps/tps)



Add


as a preferred

source on Google



Sumber

Sedang Hangat

Bos DJP Ungkap 50 Ribu Wajib Pajak Baru Jadi Patuh Berkat Coretax – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Bos DJP...

Zakat hingga Wakaf di Bulan Muharram Bisa Jadi Pendorong Ekonomi RI

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Zakat hingga...

Polisi Persilakan Eks Ketua BEM UGM Tiyo Laporkan Temuan Alat Pelacak

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Polisi Persilakan...

Debut di Piala Presiden, Reog Sekolah Rakyat Ponorogo Raih Penghargaan

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Debut di...

Kontribusi Ekosistem Halal, Haikal Hasan Raih Gelar Profesor Emeritus

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Kontribusi Ekosistem...

Topik Terbaru

Bos DJP Ungkap 50 Ribu Wajib Pajak Baru Jadi Patuh Berkat Coretax – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Bos DJP...

Zakat hingga Wakaf di Bulan Muharram Bisa Jadi Pendorong Ekonomi RI

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Zakat hingga...

Polisi Persilakan Eks Ketua BEM UGM Tiyo Laporkan Temuan Alat Pelacak

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Polisi Persilakan...

Debut di Piala Presiden, Reog Sekolah Rakyat Ponorogo Raih Penghargaan

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Debut di...

Kontribusi Ekosistem Halal, Haikal Hasan Raih Gelar Profesor Emeritus

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Kontribusi Ekosistem...

Gubernur Sulteng Minta Warga Tetap Tenang Usai Gempa M 6,7

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Gubernur Sulteng...

BEM Bersatu Nyatakan Sikap Tolak Gerakan Mahasiswa Ditunggangi Politik Praktis

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai BEM Bersatu...

Tren Tangping Bawa Petaka, Fenomena Anak Ekor Busuk Muncul di China – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Tren Tangping...
spot_img

Baca Juga

Popular Categories