Polisi Tetapkan 3 Tersangka Perampokan Terkait Tewasnya Aktivis Golfrid

Publikpos.com – Polisi telah menunjuk tiga tersangka dalam perampokan aktivis Walhi Sumut Golfrid Siregar. Ketiga tersangka mengambil barang-barang Golfrid setelah terluka di sebuah jembatan di dekat underpass Titi Kuning, Jalan Tritura, Medan.

“Tiga tersangka,” kata Penjabat Kepala Investigasi Kriminal Medan Komisaris Eko Hartanto ketika dimintai konfirmasi, Kamis (10/10/2019).

Ketiga tersangka tersebut dikatakan telah membantu mengantarkan Golfrid Siregar ke Rumah Sakit Mitra Sejati. Golfrid ditemukan tergeletak di dekat underpass Titi Kuning, Kamis (3/10).

“Mereka membawa mereka ke rumah sakit, dan pengemudi becak menjadi tersangka,” lanjutnya.

Kasus perampokan Golfrid Siregar ditangani oleh Kepolisian Daerah Sumatera Utara. Polisi sebelumnya telah melakukan TKP terkait dengan kasus kecelakaan aktivis yang awalnya disebut sejumlah pihak aneh.

Pedicab Brother Hadir sebagai Saksi untuk Kasus TKP Kematian Aktivis Walhi

Abang Becak Dihadirkan Jadi Saksi Olah TKP Kasus Tewasnya Aktivis Walhi

Dua orang saksi dihadirkan dalam olah TKP tempat ditemukannya jenazah kuasa hukum Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Sumatera Utara (Sumut) Golfrid Siregar. Kedua saksi itu merupakan tukang becak dan warga yang rumahnya berdekatan dengan lokasi Underpass Titi Kuning, Jalan Tritura Medan.

“Ada dua saksi yang dihadirkan yang mengetahui posisi pada saat itu. Pembawa becak dan saksi yang rumahnya tidak jauh dari lokasi,” kata Kasatlantas Polrestabes Medan AKBP Juliani Prihartini di Underpass Titi Kuning, Rabu (9/10/2019).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here