Pengangguran di Indonesia Capai 7,05 Juta Orang

KEMENAKER GELAR JOB FAIR NASIONAL 2018 DI DEPOK: Para pencari kerja antre mendaftar lowongan pekerjaan saat acara Job Fair Nasional 2018 di Hotel Bumi Wiyata, Depok, Jawa Barat, Rabu (4/7). Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker) menggelar Job Fair Nasional 2018 dari tanggal 4 Juli 2018 sampai 5 Juli 2018 yang diikuti 150 perusahaan dan menyediakan ribuan lowongan pekerjaan untuk semua jurusan. FOTO: MI/ BARY FATHAHILAH

Publikpos.com – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah penganggur di Indonesia per Agustus 2019 mencapai 7,05 juta orang. Angka itu naik sekitar 50 ribu orang dibandingkan jumlah pengangguran pada periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai 7,0 juta orang.

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, persentase tingkat pengangguran terbuka (TPT) menurun dibandingkan dengan Agustus 2018. Pada Agustus 2019 tingkat pengangguran terbuka adalah 5,28 persen, sedangkan pada Agustus 2018 tingkat pengangguran adalah 5,34 persen.

“Ada lima pengangguran dari 100 pekerja di Indonesia,” kata Suhariyanto dalam presentasinya di kantor BPS, Jalan Dr Sutomo, Jakarta Pusat, Selasa, 5 November 2019.

Penurunan tingkat pengangguran terbuka terjadi karena jumlah angkatan kerja per Agustus 2019 naik menjadi 133,56 juta orang dari 131,01 juta orang pada Agustus 2018. Ini sejalan dengan peningkatan jumlah orang yang bekerja, dari 124,01 juta orang menjadi 126,51 juta orang. .

“Ada yang bekerja dan yang menganggur. Kalau kita membandingkannya pada Agustus 2018, itu berarti jumlah orang yang bekerja meningkat 2,02 persen,” jelasnya.

Sementara itu, tingkat partisipasi angkatan kerja (TPAK) pada Agustus 2019 adalah 67,49 persen, meningkat 0,23 poin persentase dibandingkan periode yang sama tahun lalu. TPAK adalah rasio antara jumlah tenaga kerja dan total populasi.

“Tingkat partisipasi angkatan kerja menunjukkan peningkatan dari waktu ke waktu. Peningkatan TPAK ini memberikan indikasi potensi ekonomi dalam hal pasokan (pasokan) tenaga kerja meningkat,” jelasnya.

Dari Agustus 2015 hingga Agustus 2019, TPAK meningkat sebesar 1,73 poin persentase. Berdasarkan jenis kelamin, pada Agustus 2019 TPAK laki-laki adalah 83,13 persen dan TPAK perempuan adalah 51,89 persen.

“Selama 2015-2019, TPAK perempuan mengalami peningkatan yang lebih tinggi dengan peningkatan 3,02 poin dibandingkan dengan TPAK laki-laki dengan peningkatan hanya 0,42 poin persentase,” pungkas Suhariyanto.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here