Penembakan di Texas Tewaskan 5 Orang, 20 Terluka

Publicnews.co.id – Aksi penembakan massal di Texas, Amerika Serikat menewaskan lima orang. Insiden ini juga menyebabkan sekitar 20 orang terluka termasuk tiga polisi.

Dilansir dari laman BBC, polisi mengatakan tidak semua terluka akibat ditembak. Beberapa mungkin terluka akibat terkena kaca mobil yang hancur ketika terkena peluru.

Polisi menuturkan insiden hari Sabtu itu dimulai pada pukul 15.00 waktu setempat setelah dua petugas Departemen Keamanan Publik Texas menepikan kendaraan berisi pria bersenjata di antara kota Mindland dan Odessa.

Pengendara lalu menembaki polisi, kemudian meninggalkan kendaraannya dan mencuri sebuah truk. Dia melanjutkan aksinya dengan menembak sejumlah pengendara dan pejalan kaki di beberapa lokasi.

Pelaku ditembak mati oleh polisi di area kompleks bioskop. Pelaku berusia sekitar 30-an.

Rumah Sakit Pusat Medis Odessa mengatakan anak di bawah umur termasuk yang dirawat. Tujuh pasien lainnya mengalami luka serius.

Jaksa Agung Texas Ken Paxton mengatakan sangat mengerikan melihat tindakan yang tidak masuk akal.

Pada pernyataan lain, Gubernur negara bagian itu Greg Abbott mengatakan tidak akan membiarkan Negara Lone Star dikuasai oleh kebencian dan kekerasan. Menurutnya, mereka akan bersatu seperti yang selalu dilakukan orang Texas dalam memerangi tragedi ini.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada cuitan di Twitternya mengatakan ia terus mendapatkan informasi tentang penembakan yang terjadi di Texas.

Wakil Presiden Mike Pence bertekad untuk bekerja sama dengan para pemimpin di kedua partai di Kongres untuk mengambil langkah mengatasi dan menghadapi kekejaman massal di negaranya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here