NasDem: Industri Pertanian Harus Sejahterakan Petani

0 views

Publikpos.com – Industri pertanian harus menjadi alat untuk meningkatkan derajat petani. Partai NasDem mendorong pemberdayaan petani untuk menjadi pelaksana industri.

“Ini mendesak dalam rangka meningkatkan kesejahteraan petani,” kata Wakil Ketua DPP untuk Otonomi Daerah dan Hubungan Daerah NasDem Syahrul Yasin Limpo (SYL) di Jakarta, Sabtu, 5 Oktober 2019.

Mantan gubernur Sulawesi Selatan yakin itu bisa dilakukan. Dia memberi contoh ketika masih bertugas di Sulawesi Selatan dari 2008-2018. Saat itu, sudah ada percobaan menggunakan teknologi satelit di sektor perikanan.

Para nelayan akhirnya bisa menangkap gurita dengan teknologi. Syahrul menjadikan pasokan hewan laut yang melimpah di Sulawesi Selatan menjadi komoditas ekspor. “Petani mendapat hasil luar biasa dan menjadi pengekspor gurita,” katanya.

Dia juga mengatakan sektor pertanian memiliki potensi untuk berkontribusi pada pembangunan negara. Di Indonesia, sektor ini telah menjadi landasan pembangunan, awal dari infrastruktur. Namun, Syahrul menyatakan bahwa masih banyak pekerjaan rumah yang harus dilakukan oleh pemerintah.

Kesejahteraan petani dengan meningkatkan produktivitas produk pertanian harus ditangani dengan serius. “Karena sektor pertanian masih digambarkan sebagai sektor yang identik dengan kemiskinan dan kemiskinan terbesar adalah petani di daerah pedesaan,” katanya.

Syahrul percaya bahwa di masa depan pemerintah akan mengurangi stigma. Salah satu langkahnya adalah memberantas kemiskinan dan memberikan subsidi bagi petani, misalnya melalui kartu petani dan pupuk bersubsidi.

Selain itu, Syahrul juga mendorong sinergi semua pemangku kepentingan untuk meningkatkan produktivitas petani. Dengan demikian, ada saling pengertian dan gerakan untuk meningkatkan produk pertanian yang terstruktur, sistematis dan masif.

“NasDem akan menjadi pelopor untuk membantu petani dalam memanfaatkan internet IOT dalam hal produksi dan pemasaran mereka,” kata Syahrul. [mcm]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here