Kelompok Anarko dan Teroris Menyusup Aksi Demonstrasi Mahasiswa

1 views

Publikpos.com – Mabes Polri menyebut demonstrasi berujung kericuhan di sejumlah wilayah diduga disusupi kelompok yang sengaja ingin membuat situasi chaos.Salah satunya, kelompok teroris Jamaah Ansharut Daulah (JAD) menyusup saat demonstrasi mahasiswa di Sumatera Utara (Sumut).

“Kelompok JAD terbukti menyusup (demonstrasi di Sumut) dengan ditangkapnya seorang Daftar Pencarian Orang (DPO) atas nama RSL,” kata Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis, 26 September 2019.

Dedi menyebut RSL memprovokasi dan menghasut peserta demonstrasi untuk bertindak anarki. Polisi menyita barang bukti busur dan anak panah serta senapan angin di kediamannya.

“Jumlah korban di Sumut, perusuh tujuh orang dan tiga anggota polri. Kendaraan rusak ada sembilan unit dan beberapa fasilitas publik,” ucapnya.

Selain kelompok teroris, kata Dedi, kelompok Anarko Sindikalisme juga menyusup aksi demonstrasi di Bandung dan Jakarta. Menurutnya kelompok itu kerap memprovokasi setiap ada aksi massa dalam jumlah besar.

Jenderal Bintang Satu itu menuturkan sebanyak empat anggota Anarko ditangkap saat aksi di Bandung, Jawa Barat. Dari hasil tes urin, mereka positif menggunakan narkoba. “Empat orang kelompok Anarko (di Bandung) ditetapkan sebagai tersangka atas nama MD, RR, HJ, dan BF,” ujar Dedi.

Untuk aksi di Jakarta, dari 94 orang yang ditangkap sebanyak 49 orang ditetapkan sebagai tersangka. 12 orang di antaranya masih anak di bawah umur.

Dedi menyebut pelaku kerusuhan di bawah umur akan dipisahkan selama proses pemeriksaan. Sementara itu, Korps Bhayangkara belum menetapkan tersangka dari kelompok Anarko. Namun bukti terkait keterlibatan kelompok itu sudah dikantongi.

“Ada simbol Anarko yang ikut melakukan provokasi massa untuk melakukan tindakan anarkis, perusakan, pembakaran, dan penyerangan kepada aparat kepolisian,” tutup Dedi. [medcom]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here