Huawei Tetap Akan Luncurkan Smartphone Flagship Tahun Ini

Publicnews.co.id – Huawei akan tetap merilis smartphone flagship-nya, Mate 30 Pro, meskipun ada kemungkinan tidak memiliki aplikasi-aplikasi Google. Hal ini disebabkan lantaran perang dagang Amerika Serikat (AS) dengan China, seperti dilaporkan CNBC, Sabtu (31/8).

Mate 30 Pro akan dipertunjukkan dalam sebuah acara perilisan di Munich, Jerman pada 19 September mendatang. Mate akan memiliki prosesor terbaru Huawei bernama Kirin 990 yang sayangnya masih belum dispesifikasikan. Menariknya lagi, Mate 30 Pro juga bisa terkoneksi dengan jaringan terbaru 5G yang menjanjikan kecepatan internet super cepat.

Huawei masih menggunakan Android sebagai sistem operasi utamanya. Di China, Huawei menggunakan versi Android yang sudah dimodifikasi karena layanan Google seperti Maps dan Gmail diblokir disana. Huawei masih tetap menggunakan layanan Google pada pasar internasional.

Dengan tidak bisa menggunakan layanan Google, Huawei dikatakan akan mendapatkan halangan besar dalam pencapaian ambisinya untuk menjadi pembuat smartphone nomor satu di dunia.

“Seperti sebuah pelatuk yang mematikan ambisi Huawei untuk mengambil alih posisi Samsung di pasar dunia,” Kata Nicole Peng, Wakil Presiden Bidang Gawai di Canalys.

Huawei baru-baru ini merilis sistem operasinya sendiri bernama HarmonyOS tetapi masih belum diimplementasikan dalam Mate 30 Pro. Pihak Huawei beralasan bahwa implementasi akan berdampak buruk pada relasi Huawei dan Google karena mereka telah bekerja sama selama bertahun-tahun.

Solusi Huawei jika memang tidak bisa mendapatkan lisensi Google adalah menggunakan Android versi open-source yang tidak memiliki aplikasi-aplikasi Google terpasang. Pengguna bisa mengunduh aplikasi-aplikasi tersebut sendiri nantinya.

Perilisan Mate 30 Pro akan dilakukan secara internasional dan lokal di Cina. Pihak Huawei masih mengharapkan sebuah resolusi bisa tercapai.

“Kami masih mengharapkan keajaiban. Android open source dan ekosistemnya masih menjadi pilihan pertama kami untuk sistem operasi,” katanya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here