HINGGA SEPTEMBER, 8 KASUS SUSPEK DIFTERI DI SUMUT

Publikpos.com – Sejak Januari hingga 23 Spetember 2019, tercatat 8 kasus suspek difteri di Sumatera Utara (Sumut). 8 kasus itu, kata Kepala Dinas Kesehatan Sumut Alwi Mujahid masing masing 1 kasus dari Pematang Siantar, 1 Deli Serdang, 1 Tapanuli Tengah, 1 Labuhan Batu Selatan, 1 dari Sibolga dan 3 kasus WNA.

“3 kasus dari WNA, baru terjadi kemarin. Jadi, semuanya 8 kasus suspek,” ujar Alwi didampingi Kasi Surveilans Suhadi, Rabu (25/9) di ruang kerjanya.

Disinggung mengenai kasus suspek difteri dialami 3 WNA, Alwi menyatakan, jika  kasusnya belum dikatakan Kejadian Luar Biasa (KLB) karena untuk itu menunggu konfirmasi dari hasil pemeriksaan swab laboratorium yang sudah dikirim ke Litbangkes Kemenkes RI.

“Setiap suspek dinyatakan KLB dan harus dilaporkan 1 x 24 jam. Tapi, pastinya KLB  harus berdasarkan hasil laboratorium. Namun, untuk 3 kasus yang baru terjadi itu, belum dinyatakn KLB karena  masih menunggu hasil laboratorium,” jelasnya.

Karena itu, ia mengatakan, perlunya diberikan vaksin DPTHb pada waktu masih anak anak.

“Menghindari difteri dengan imunisasi karena difteri penyakit menular yang dapat dicegah dengan imunisasi. Diharapkan semuanya melakukan imunisasi,” ujarnya.

Sedangkan upaya yang dilakukan dinas kesehatan, Alwi menerangkan, melakukan penyelidikan epidemiologi (PE) terhadap kasus yang ada. Dilakukan imunisasi kepads orang yang kontak dengan kasus suspek juga pengambilan specimen yang kontak. Begitupun, kalau seseorang yang diluar kontak ingin di vaksin maka dengan biaya sendiri.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here