BPD HIPMI SUMUT BATALKAN MUSCAB SEPIHAK

Publikpos.com – Badan Pengurus Daerah (BPD) Himpunan Pengusaha Muda (HIPMI) Sumatera Utara melanggar sistem anggaran dasar (AD)/anggaran rumah tangga (ART).Pasalnya, sejumlah pengurus BPD HIPMI Sumut secara sepihak membatalkan Musyawarah Cabang (Muscab) IX yang diselenggarakan Badan Pengurus Cabang (BPC) HIPMI Kota Medan beberapa hari lalu di Le Polonia Hotel. Musyarawah itu dibuka Wakil Wali Kota Medan, Akhyar Nasution.

Ketua Steering Comitte Muscab IX HIPMI Medan, Riza Rifai, Minggu (29/9), menegaskan pihaknya sudah mengajukan perihal pelaksanaan muscab sebulan tanggal pelaksanaan. “Kami selaku panitia penyelenggara sudah memenuhi seluruh persyaratan pelaksanaan muscab sesuai dengan AD/ART HIPMI. Jadi, sangat aneh jika BPD HIPMI Sumut menyatakan pelaksanaan muscab ini ilegal,” tegasnya.

Riza menuturkan, hampir seluruh anggota BPC HIPMI Medan mengungkapkan kekecewaan, mempertanyakan keputusan BPD HIPMI Sumut tersebut. Padahal, sebelumnya BPC HIPMI Kota Medan telah beraudiensi dengan BPD HIPMI Sumut satu bulan lalu dan telah dikeluarkan surat berhubungan tentang muscab pada tanggal 26 September 2019 lalu.

Namun, kenyataanya dua hari sebelum pelaksanaannya (musda-red) BPD HIPMI Sumut membatalkan sementara undangan musyawarah telah disebarkan. Sementara, sejumlah anggota HIPMI Perguruan Tinggi yang turut hadir dalam muscab, menyatakan dukungan kepada BPC HIPMI Medan dan siap turut memperjuangkan langkah lanjutan agar muscab tetap bisa digelar. “Tentu kami sangat menyesalkan jika dikatakan muscab yang diadakan HIPMI Medan ilegal. Ilegalnya di mana?,” pungkas Riza.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here