Bisnis Hijab Winda Kini Tembus Pasar Singapura, Hanya Dengan Modal Sendiri

Pemakaian hijab dan busana muslim kini menjadi salah satu tren fesyen di Indonesia. Popularitas fesyen ini sudah meningkat sejak awal tahun 2000 dan didukung masyarakat Indonesia yang mayoritas muslim. Dengan demikian, permintaan hijab akan terus bertambah. Bahkan, Indonesia diramal akan menjadi pusat pakaian muslim dunia pada 2020 mendatang.

Tren hijab hingga kini masih terus berkembang. Hijab dengan desain yang apik dan modis menjadi buruan para wanita. Rupanya, desain hijab ini menjadi salah satu peluang bisnis yang sangat menjanjikan. Ini dibuktikan oleh wanita dengan nama lengkap Dwinda Chitramega Nuh atau akrab disapa Winda yang sudah menjalankan bisnisnya sejak 2017 silam.

Dia bercerita bahwa membangun bisnis hijab ini dilakoninya karena permintaan yang cukup tinggi. Selain itu, hijab sudah menjadi kebutuhan pokok perempuan muslim. Akhirnya, dia membangun bisnis dengan mengusung nama Hihab Elana. Arti dari Elana sendiri adalah cahaya. Dia berkata bahwa tak ada cerita khusus tentang pemilihan nama Elana. Kesukaanya dengan filosofi cahaya yang membawanya pada nama bisnisnya tersebut.

“Jadi, awalnya saya mencari nama-nama yang memiliki arti cahaya. Lalu, merasa cocok begitu ketemu nama Elana. Pemilihan nama ini berharap jadi doa agar Elana bisa bermanfaat untuk orang lain. Tidak hanya bisnis yang menguntungkan diri sendiri,” jawab Winda saat ditanya.

Bermodal uang tabungan sendiri, Winda mulai menjalankan bisnisnya. Modal terbesar yang dia investasikan pada peralatan fotografi dan studio kecil di rumah. Modal ini didapat dari tabungannya saat menjadi karyawan swasta. Merasa tabungannya cukup untuk hidup tiga bulan, Winda akhirnya memutuskan untuk berbisnis ini.

Dia mulai bergerak dengan memilih bahan di toko kain, mencari penjahit dan mencari orang yang tepat untuk bisa memproduksinya. Setelah mendapatkan semua, Winda mulai mendesain hijab sendiri. Kemudian dia mencoba menjual ke toko hijab atau mencari reseller di media sosial dengan sistem beli putus. Winda menyampaikan bahwa kunci berjualan online itu harus mampu menarik perhatian konsumennya. Lantas, langkah utamanya adalah membuat katalog produk yang bagus. Jadi, modal terbesarnya bukan pada produksi hijab.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here