Anggota Dewan Jepara Prihatin Maraknya Penipuan Mebel Online

Publikpos.com – Masyarakat harus mewaspadai penipuan dengan kedok penjualan furnitur melalui online, yang mengatasnamakan perusahaan mebel dari Kabupaten Jepara.

Dalam beberapa bulan terakhir, penipuan diketahui merajalela, dan sangat merugikan dunia furnitur di Jepara. Inilah yang kemudian membuat DPRD Kabupaten Jepara merasa prihatin.

Wakil Ketua DPRD Jepara Aris Isnandar mengatakan, penipuan yang merajalela dalam penjualan furnitur online, harus menjadi perhatian khusus. Instansi terkait diharuskan melakukan pengawasan ketat terhadap aktivitas jual beli furnitur online di Jepara.

“Banyak kasus penipuan ini terjadi di Jepara. Beberapa kali kami menerima laporan tentang ini. Ada yang menjual secara online tetapi mereka tidak memiliki produk yang mereka jual,” kata Aris

Menurut Aris, aksi tersebut membuat citra Jepara sebagai produsen produk mebel ukir ternoda, karena banyaknya transaksi online. “Sejumlah kasus penipuan transaksi telah terjadi, menyebabkan pembeli beralih ke memesan furnitur berukir di daerah. Bahkan negara lain,” katanya.

Aris mengatakan bahwa agar transaksi palsu menjadi kurang akut, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jepara harus mulai merancang konsep mengawal transaksi online.

“Anda melakukan ini dengan menyediakan pakar telekomunikasi dan informasi. Selain itu, juga perlu membuat database pada industri furnitur di Jepara,” jelasnya.

Aris menjelaskan, saat ini transaksi jual beli furnitur cenderung melalui internet. Masalahnya adalah, ada broker penjualan yang menggunakan situs penjualannya tetapi orang tersebut sebenarnya tidak memiliki produk mebel ukir. “Terutama tempat produksi,” katanya.

Menurut Aris, dalam melakukan aksinya, orang tersebut mendatangi pemilik usaha mebel ukir. Kepada pemilik, orang tersebut bertanya apakah ada pembeli yang datang untuk memeriksa, pemilik menyatakan apakah gudang itu milik orang tersebut. “Ketika transaksi pembayaran dilakukan atau uang muka, tampaknya barang itu tidak dikirim. Ini harus diwaspadai,” tambahnya. [ant]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here