Aksi Bully Pelajar Yang Viral di Kota Palembang Dilaporkan Polisi, Akankah Dilakukan Diversi?

Publik Pos – Aksi bullying yang mengarah kepada penganiayaan rupanya sudah dilaporkan ke polisi. Orang tua TAP (13 Tahun) korban bullying dan penganiayaan ini sudah melaporkan ke Polres Kota Palembang.

Polisi kemudian juga akan memanggil beberapa pelaku yang ada dalam video tersebut.

Baca juga : Bullying Kembali Terjadi Di Dunia Pelajar Di Kota Palembang

Sebelumnya, pelaporan dilakukan pada Rabu (6/11/2019) sekira pukul 20.00 WIB. Polisi kemudian menerima laporan dan melakukan pemeriksaan terhadap korban.

Aksi bullying dan penganiayaan tersebut terjadi di samping salah satu Terminal Kereta Api Kota Palembang. Aksi itu terjadi Selasa (5/11/2019) kemarin sekira pukul 14.00 wib.

“Mereka sebenarnya berteman. Tapi karena korban sering diperbudak jadinya mengarah kepada penganiayaan,” kata Zulkarnain orang tua korban.

Diberitakan sebelumnya, masyarakat kota palembang dihebohkan dengan video aksi kekerasan yang dilakukan siswi terhadap temannya. Video itu menjadi viral setelah diunggah ke media sosial.

Dalam rekaman video berdurasi 16 detik ini, awalnya korban disuruh pelaku dititipi suatu benda di sekolah. Namun korban menolak, kemudian sepulang sekolah korban disms untuk menemui pelaku di suatu tempat, kemudian korban langsung dibully dan disiksa di depan teman-temannya.

Akibat kerasnya pukulan yang diterima, korban pun langsung terpental dan jatuh tersungkur dan dilecahkan. Korban terlihat kesakitan sambil mengelus-ngelus anggota tubuh yang sakit.

Orang tua korban pun sudah melakukan visum dari kepolisian dengan Nomor Visum : R/404/VER/XI/2019/Resta dan melakukan pelaporan kepada polres kota palembang dengan Nomor Laporan STTLP/2480/XI/2019/SPKT

[HD]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here